BALIEXPRESS.ID-Kecelakaan maut terjadi di Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli, Bali, pada Kamis pagi (10/07/2025) sekitar pukul 08.30 Wita.
Sebuah truk pengangkut semen bernomor polisi BK 8709 EM mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan, rumah, serta warung milik warga.
Baca Juga: Kabar Duka! Warga Bulian Buleleng Tewas Tersetrum saat Perbaiki Atap Rumah
Berdasarkan informasi di lapangan, truk tersebut melaju dari arah utara dan mulai kehilangan kendali sejak kawasan Palatiying, Desa Landih yang berjarak lebih dari satu kilometer dari lokasi kejadian.
Dalam perjalanannya yang tak terkendali, truk sempat menghantam beberapa kendaraan dan pejalan kaki.
Setibanya di Banjar Bangklet, truk menabrak sebuah mobil Feroza DK 1435 AAQ, lalu merangsek ke rumah dan warung milik warga bernama Darsana.
Tak berhenti di sana, kendaraan besar itu juga menghancurkan bangunan dapur dan rumah warga lainnya hingga mengalami kerusakan parah.
Baca Juga: Viral! Dedi Mulyadi Tanggapi Tudingan Dibiayai Oligarki, Sebut Komitmen Pembangunan Pro Rakyat
Detik-detik momen mengerikan tersebut terekam kamera CCTV milik salah satu warga. Dalam unggahan akun Instagram @denpasar.viral, terlihat suasana jalan awalnya tenang, sebelum akhirnya truk melaju dengan kecepatan tinggi.
Bahkan anjing-anjing yang ada di sekitar jalan terlihat panik dan berlarian saat truk melintas.
Video tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Warganet terpukau sekaligus ngeri melihat kecepatan truk dan kerusakan parah yang ditimbulkan. Banyak yang menggambarkan betapa kerasnya tabrakan tersebut.
“Wuiiih kenceeeng buaaaangggeeettt.” Tulis akun @stockxx_bali
“Pantes sampe hancur mobil yg ditabrak, mental se mesin mesinnya.” Tulis akun @bayu.komed
“Sungguh mengerikan, tidak terbayang bagaimana kondisi di sana.” Ujar akun @sintyaellena
Beberapa pengguna media sosial menyuarakan pentingnya kehati-hatian, doa, dan pengecekan kondisi kendaraan sebelum bepergian:
Baca Juga: Aksi Wanita Curi Barang di Circle K Gunung Sanghyang Terekam CCTV, Kerugian Hampir Rp 200 Ribu
“Ya Tuhan .. pentingnya berdoa dan mengecek kendaraan sebelum bepergian. Tapi nampaknya itu ngebut yah?” ketik akun @rahma_kimmy168
Tak sedikit pula yang mengkritisi penyebaran video rekaman tersebut, menilai bahwa seharusnya video digunakan hanya sebagai bukti, bukan konsumsi publik.
“Asli saya males liat video begini dishare, karena kasian yang tertimpa musibah. Cukup untuk alat bukti aja video ini... Semoga tidak ada korban jiwa, baik yang menabrak maupun ditabrak akibat rem blong.” Tulis akun @aburame_tosan
Tragisnya, kecelakaan ini menewaskan empat orang di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan data dari RSUD Bangli, keempat korban tewas adalah, Ni Nengah Rania (71), warga Palaktiying dari Desa Landih, I Wayan Garsana (35), warga Payangan, Gianyar, I Nengah Resep (70), warga Bangklet dan sopir truk (identitas belum disebutkan).
Baca Juga: Festival Penglipuran 2025 Libatkan 14 Desa, Target 5.000 Wisatawan per Hari
Sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya pengecekan kendaraan, terutama kendaraan besar seperti truk pengangkut barang.
Editor : Wiwin Meliana