BALIEXPRESS.ID - Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa terus berkomitmen wujudkan pendidikan yang merata, berkelanjutan, berdaya saing dan pro rakyat.
Kali ini pemerintah pun kembali akan memberikan Bantuan Subsidi Uang Sekolah bagi siswa yang tidak lulus dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Periode Tahun 2025/2026 di Kota Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, disela tugas dinasnya beberapa waktu lalu, menekankan salah satu misi pembangunan Kota Denpasar kedepan adalah mewujudkan SDM handal yang berdaya saing.
Baca Juga: Curi Uang Sesama Wisatawan, WNA Asal Belgia Diciduk Polisi di Nusa Penida
Salah satu upaya yang digencarkan adalah memastikan proses pendidikan berjalan baik dan optimal.
“Tentunya kami di Kota Denpasar sangat berkomitmen dalam mewujudkan pembangunan sektor pendidikan yang merata, berkelanjutan dan pro rakyat, salah satunya dengan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak diterima dj SMP Negeri," ujarJaya Negara.
Dikonfirmasi terpisah, Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama menjelaskan, bantuan subsidi dana pendidikan tersebut diberikan guna mendukung optimalisasi pelaksanaan pendidikan di Kota Denpasar.
Baca Juga: Barong Ket Klungkung Juara I di PKB 2025, Wabup Tjok Surya Beri Apresiasi Tinggi
Hal ini mengingat daya tampung SMP Negeri di Kota Denpasar sangat terbatas dan belum mampu menampung lulusan SD secara menyeluruh.
Pihaknya pun menyebutkan, Pemkot Denpasar melalui Disdikpora akan memberikan subsidi sebesar Rp 1,5 juta bagi murid yang bersekolah di SMP swasta tahun 2025.
Namun syaratnya, murid tersebut harus mendaftar SPMB SMP negeri dengan status berkas terverifikasi, namun tidak lolos dalam perankingan.
Baca Juga: Eks Kaur Keuangan Undisan Didakwa Korupsi Dana Desa Rp 323 Juta, Masih Nakal Meski Sudah Ketahuan
Selain itu, murid tersebut juga wajib memiliki Kartu Keluarga (KK) Denpasar.
“Tahun ini masih (dapat subsidi), bagi murid yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri dan lanjut sekolah di SMP swasta akan diberi bantuan subsidi sebesar Rp1.500.000, dan wajib memiliki KK Kota Denpasar,” paparnya.
Namun terkait jumlah murid, pihaknya masih belum bisa memastikan.
Usai SPMB ini, baru akan mengetahui jumlah murid yang berhak menerima subsidi tersebut.
“Belum bisa kami pastikan jumlah muridnya. Nanti setelah seleksi semua jalur baru bisa kami tarik datanya dari sistem, semoga mampu meringankan beban masyarakat Kota Denpasar yang akan menempuh pendidikan jenjang SMP, serta mampu mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkelanjutan, berdaya saing dan berkualitas,” paparnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga