BALIEXPRESS.ID – Sebanyak 55 narapidana dari berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) di Bali mengikuti kegiatan perkemahan sehari bertajuk Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan yang digelar di Lapas Kelas IIB Karangasem pada Sabtu (19/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter yang menekankan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kemandirian bagi para warga binaan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah menjelaskan, kegiatan kepramukaan memiliki peran strategis dalam proses reintegrasi sosial narapidana. Ia menekankan pentingnya membekali warga binaan dengan keterampilan mental dan sosial agar mereka mampu kembali ke tengah masyarakat dengan lebih siap dan percaya diri.
“Kami harap warga binaan ketika sudah selesai menjalani masa hukuman mereka bisa mandiri dan kembali menemukan jati dirinya untuk menjadi kehidupan yang normal,” ujarnya.
Meski berasal dari seluruh lapas di Bali, peserta yang ikut kegiatan ini merupakan perwakilan terpilih secara acak dari masing-masing lapas. Decky menyebut, pembatasan jumlah peserta dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kondisi masing-masing lapas.
Namun ia membuka peluang untuk melibatkan lebih banyak warga binaan pada kegiatan serupa di masa mendatang. “Tapi kalau ada kegiatan lain nantinya dan momentumnya tepat, mungkin kami bisa libatkan seluruhnya. Untuk saat ini cukup hanya perwakilan saja,” lanjut Decky.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan seperti berkemah, pelatihan karakter, hingga kegiatan kebersamaan yang dikemas secara edukatif. Diharapkan kegiatan tersebut dapat mengasah disiplin, kebersamaan, kepemimpinan dan yang lainnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana