BALIEXPRESS.ID- Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Tabanan mulai melakukan perbaikan jalan pada ruas Kerambitan–Pasut, tepatnya di wilayah Desa Tista, pasca kerusakan akibat tergerusnya struktur jalan pada 15 Juli lalu.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPKP Kabupaten Tabanan, I Made Partana, menyebutkan, proses perbaikan jalan sudah dimulai sejak sehari setelah jebol.
“Selain itu, sejumlah material pendukung pekerjaan juga telah tiba di lokasi sebagai bagian dari percepatan penanganan. Kami harapkan sinergi dari masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pekerjaan ini di lapangan,” jelasnya Minggu (20/7/2025).
Menurut Partana, proses perbaikan jalan diperkirakan akan memakan waktu selama 21 hari, dengan pengawasan teknis yang dilakukan secara intensif oleh tim dari Bina Marga.
Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat, khususnya pengguna jalan yang akan menuju wilayah Desa Tista, Belumbang, dan Tibubiu, agar sementara waktu menggunakan jalur alternatif.
Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kemacetan maupun gangguan keselamatan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Selain itu, ke depan kami mengajak semua pihak untuk secara berkesinambungan turut serta dalam menjaga dan memelihara infrastruktur publik yang sudah terbangun,” ungkapnya.
Perbaikan jalan ini diharapkan dapat segera mengembalikan kelancaran konektivitas antar wilayah serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jalan penghubung Kerambitan – Pasut tepatnya di Desa Tista, kecamatan Kerambitan, yang jebol.
Akibat jalan jebol tersebut, tampak ada lubang menganga di sisi jalan penghubung tersebut.
Untuk menghindari jalan semakin amblas dan membahayakan pengendara yang melintas, jalan itu dibatasi untuk dilalui kendaraan roda dua.
Perbekel Desa Tista, I Made Suardana Putra mengatakan, jalan jebol disebabkan oleh tanah yang ada di samping gorong-gorong jalan yang tergerus. Dari pengukuran yang dilakukan warga, kedalamann lubang mencapai 4 meter. (*)
Editor : I Made Mertawan