Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Koperasi Desa Merah Putih Klungkung Fokus Bisnis Sembako, Belum Menyentuh Simpan Pinjam

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 25 Juli 2025 | 20:18 WIB
ilustrasi
ilustrasi

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Koperasi dan UKM mengambil langkah hati-hati dalam mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang baru saja diluncurkan secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).

Sebagai tahap awal, koperasi-koperasi yang tergabung dalam KDMP diimbau untuk memulai kegiatan usaha dari sektor penjualan kebutuhan pokok masyarakat (sembako), sebelum terjun ke usaha simpan pinjam yang dinilai lebih kompleks dan berisiko tinggi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Klungkung, Wayan Ardiasa, menjelaskan bahwa pendekatan ini dipilih untuk memastikan koperasi dapat tumbuh dengan stabil. Usaha sembako dinilai lebih realistis dan langsung menyasar kebutuhan harian warga, sehingga pasar sudah tersedia.

“Bisnis sembako itu relatif aman dan terus dibutuhkan masyarakat. Dari situ koperasi bisa membangun kepercayaan dan mengumpulkan modal secara bertahap sebelum masuk ke usaha simpan pinjam,” kata Ardiasa. 

Ia menambahkan, Pemkab Klungkung juga akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada seluruh pengurus KDMP, agar pengelolaan koperasi bisa berjalan profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Koperasi dan UKM akan menggelar pertemuan seluruh pengurus KDMP se-Kabupaten Klungkung pada Senin (28/7/2025) mendatang. Dalam forum tersebut, para pengurus akan diberikan bimbingan teknis, termasuk pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, dan izin operasional lainnya.

Tercatat, saat ini terdapat 59 koperasi dengan nama KDMP yang tersebar di seluruh kecamatan di Klungkung. Ardiasa juga menyarankan agar koperasi yang belum memiliki lokasi usaha bisa sementara memanfaatkan aset milik desa melalui kerja sama dengan pemerintah desa setempat, guna menekan biaya operasional.

“Target kami, KDMP dapat menjadi model koperasi desa yang mampu menggerakkan perekonomian lokal, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dan menjadi pilar kemandirian ekonomi di tingkat desa,” pungkas Ardiasa. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#simpan pinjam #merah putih #sembako #koperasi #klungkung