Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Duduk dengan Kuku Membiru, Karyawan Bengkel Cat Mobil di Denpasar Ditemukan Tak Bernyawa

I Gede Paramasutha • Senin, 28 Juli 2025 | 01:11 WIB
EVAKUASI : Petugas mengevakuasi jenazah Agus.
EVAKUASI : Petugas mengevakuasi jenazah Agus.

BALIEXPRESS.ID - Seorang pria bernama Agus Supriatna, 43, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar sebuah bengkel car mobil, Jalan Waribang Nomor 17, Desa Kesiman Pentilan, Denpasar Timur, Sabtu (26/7/2025).

Menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Ketut Tomiyasa, kematian karyawan bengkel tersebut pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban bernama Tumirin, 52. Pada Jumat (25/7), saksi melihat teman sejawatnya itu masuk ke kamar pukul 20.00 WITA.

"Sakti dan korban sama-sama tinggal di masing-masing kamar yang sudah tersedia di bengkel," tuturnya, Minggu (27/7/2025). Tetapi sampai keesokan harinya, Agus tidak terlihat keluar kamar.

Sehingga, saksi berinisiatif melihat korban dengan mengintip dari celah pintu. Terlihat sekilas, kuku Agus berwarna biru. Alhasil, Tumirin merasa curiga. Pria paro baya ini lantas memberitahu pemilik bengkel Made Suwidya, 48.

Lalu, mereka bersama-sama mendobrak pintu kamar. Didapati, Agus dalam posisi duduk menyandar di tembok. Tetapi, tubuhnya sudah kaku dan tak bernyawa. Kematian pria asal Sukabumi, Jawa Barat ini lantas dilaporkan ke pihak berwajib.

Tak berselang lama, Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan Olah TKP. "Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh karyawan tersebut," tambahnya.

Diduga, penyebab Agsu meninggal adalah karena penyakit asam lambung akut yang dideritanya. Baik Tumirin maupun Suwidya juga menerangkan ke polisi bahwa korban memang punya riwayat asam lambung.

Sekitar dua minggu sebelum kejadian, Agus sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada. Pemilik bengkel pun mengajaknya berobat ke Rumah Sakit Darma Yadnya. "Berdasarkan pemeriksaan dokter saat itu, korban didiagnosis menderita penyakit asam lambung," tuturnya.

Selama bekerja di bengkel kurang lebih satu tahun, korban juga sering mengeluh bahwa dadanya terasa panas dan tidak nyaman. Kendati demikian, korban tetap bekerja seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit yang mengkhawatirkan secara terus-menerus.

Tak disangka, pria itu meninggal dunia di dalam kamar. Kini, jenazah Agus telah dievakuasi oleh Tim Ambulance BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bengkel #denpasar #karyawan #tak bernyawa #jenazah