BALIEXPRESS.ID– Ketenangan dan keindahan Pantai Legian, Badung kembali terusik.
Kali ini bukan karena sampah plastik atau polusi biasa, melainkan penemuan limbah medis berupa belasan jarum suntik yang terbawa ke area pantai.
Baca Juga: Alami Luka Parah di Perut, Pria Tewas Usai Diserang Ayam Bertaji di Arena Tajen Abian Tubuh
Penemuan tersebut mencuat setelah seorang wisatawan mancanegara (wisman) secara tidak sengaja menemukan bungkusan jarum suntik di sekitar kawasan pantai.
Wisman itu kemudian membawa bungkusan berisi jarum suntik bekas ke salah satu etalase pedagang di pantai, yakni My Robin, dan menunjukkan temuannya kepada warga setempat.
Tak berselang lama, dokumentasi penemuan limbah medis ini diunggah ke media sosial di grup Facebook akun Bali Bogan dengan narasi yang cukup mengejutkan.
Dalam unggahannya, akun tersebut memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati membawa anak-anak ke Pantai Legian, karena adanya “jarum suntik bertebaran” di kawasan tersebut.
Unggahan itu pun memicu kekhawatiran dan kemarahan netizen. Banyak yang mengkritik pengelolaan lingkungan di kawasan wisata itu dan menyayangkan buruknya pengawasan terhadap kebersihan pantai.
Baca Juga: Kronologi I Nengah Sudana Tewas Usai Diserang Ayam Aduan di Arena Tajen Abian Tubuh
Tak sedikit komentar negatif yang menyebut peristiwa ini dapat menurunkan citra wisata Bali, khususnya Pantai Legian, di mata wisatawan lokal maupun internasional.
Menanggapi hal ini, pemerhati lingkungan dan tokoh masyarakat Bali, Puspa Negara, menyatakan kemarahannya terhadap pihak-pihak tak bertanggung jawab yang membuang limbah medis sembarangan.
“Saya mengutuk keras siapa pun yang membuang limbah medis di pantai atau di tempat lain yang akhirnya terbawa ke laut. Ini pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Lingkungan Hidup,” tegasnya dikutip pada Senin (28/07/2025).
Ia menambahkan bahwa limbah medis seperti jarum suntik bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan publik, termasuk anak-anak yang sering bermain di bibir pantai.
“Lingkungan kita sudah sangat terdegradasi. Janganlah memperburuknya dengan membuang limbah berbahaya secara sembarangan. Apalagi ini pantai wisata dunia. Jika kita menjaga lingkungan, maka lingkungan juga akan menjaga kita,” tambahnya.
Baca Juga: Momen Tak Terduga di Reuni UGM: Jokowi Bertemu 'Mulyono Asli', Beri Pesan Begini
Puspa Negara juga mendorong pengelola fasilitas kesehatan, masyarakat umum, serta semua pihak yang memiliki keterlibatan dengan limbah medis agar lebih bertanggung jawab dalam melakukan pengelolaan dan pembuangan limbah, sesuai dengan ketentuan hukum dan prinsip keselamatan lingkungan.
Hingga kini, belum diketahui pasti dari mana asal limbah medis tersebut. Dugaan sementara, limbah bisa saja dibuang sembarangan dan akhirnya terbawa arus laut hingga terdampar di Pantai Legian.
Editor : Wiwin Meliana