BALIEXPRESS.ID – Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih terus menunjukkan perkembangan dalam sisi pelayanan. Di balik itu, terdapat sosok pemimpin yang sangat visioner, yakni I Gusti Lanang Muliartha selaku Kepala Badan di tempat tersebut.
Lanang Muliartha bukan merupakan warga asli Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, melainkan pria yang berasal dari Desa Selat, Kecamatan Selat, Karangasem. Namun, ketulusannya untuk mengelola itu sangat tinggi.
Ia ditunjuk langsung oleh Gubernur Bali I Wayan Koster pada tahun 2023 silam. Kala itu, ia baru menjalani masa pensiun setelah puluhan tahun menjadi banker.
"Saya sekitar 30 tahun bekerja di bank. Tawaran yang diberikan Pak Gub tidak langsung saya terima, melainkan didiskusikan dulu," ujarnya.
Tidak hanya berdiskusi dengan orang terdekat, pemilik Jero Tumbuk ini juga mencari petunjuk kepada Tuhan. Mengingat tempat yang ditawarkan adalah mengelola fasilitas kawasan suci Besakih, yang mana merupakan pura terbesar di Bali. "Saat meminta petunjuk niskala, saya mendapatkan kata kunci, selama tulus jalankan," kenangnya.
Kini, setelah dua tahun perjalanan mengelola fasilitas kawasan suci Pura Agung Besakih, pihaknya bekerja dengan tulus. Alhasil, sejumlah perubahan mampu dibuatnya bersama dengan tim. "Kalau dari pelayanan, bisa ditanyakan kepada yang merasakan," tandasnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna