Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

YLPK Bali Desak Pengawasan Ketat Distribusi LPG 3 Kilogram

Rika Riyanti • Minggu, 10 Agustus 2025 | 01:38 WIB

Disperindag Bali Lakukan Sidak LPG 3 Kg di Badung
Disperindag Bali Lakukan Sidak LPG 3 Kg di Badung

 

 

BALIEXPRESS.ID - Kelangkaan gas LPG 3 kilogram masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah.

Pertamina menyebut kuota penyaluran sudah sesuai dan distribusi tidak mengalami hambatan.

Namun, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLPK) Bali menilai perlu ada pengawasan lebih ketat agar LPG subsidi tersebut benar-benar sampai ke tangan warga yang berhak.

Baca Juga: Jalur Sidemen Kembali Memakan Korban, Truk Tabrak Motor Vario, Pengendara Alami Luka Parah

Ketua YLPK Bali, I Putu Armaya, mengatakan keluhan mengenai sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram terus berdatangan.

“Kami juga mempertanyakan, kalau tidak ada pengurangan kouta, kenapa bisa tidak sampai ke tangan masyarakat? Kondisi ini sudah kesekian kalinya,” ujarnya, Sabtu (9/8).

Menurut Armaya, kelangkaan tidak hanya terjadi di pengecer, tetapi juga di pangkalan yang ia kunjungi.

Baca Juga: Fenomena Bendera Bajak Laut One Piece Dinilai Rusak Kesakralan HUT RI ke-80

Ia menyebut, Denpasar dan Badung menjadi daerah yang paling banyak menerima keluhan.

Ia meminta distribusi LPG 3 kilogram diawasi secara serius untuk memastikan tepat sasaran.

Jangan sampai gas subsidi ini justru diborong oleh pelaku usaha yang tidak berhak, seperti laundry dan restoran.

Armaya juga menyoroti pembelian menggunakan KTP yang menurutnya perlu diperketat dan didata ulang, agar pelaku usaha tidak mendaftarkan diri sebagai rumah tangga demi mendapatkan kuota UMKM.

“Jadi pengawasannya harus lebih serius dan berani menindak pelanggar. Jangan membuat masyarakat sulit memperoleh gas LPG 3 kilogram yang seharusnya memang menjadi hak mereka,” tegasnya.

Sementara itu, pemilik salah satu pangkalan resmi, I Made Arnawa, menyatakan kuota yang ia terima tetap seperti biasanya tanpa pengurangan.

Namun, ia mengakui permintaan masyarakat sangat tinggi.

Baca Juga: Pengemudi Avanza Usia 15 Tahun Tabrak Pemotor dan Rumah, Satu Tewas di Tempat

“Ketika baru datang itu langsung habis,” katanya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #lpg 3 kg #Ylpk #pertamina