BALIEXPRESS.ID- Polemik seputar meninggalnya bayi NKAMP di RSUD Sanjiwani Gianyar akhirnya menemui titik terang.
Baca Juga: Kapal KMP Tunu Pratama Jaya 5888 di Selat Bali: MOGOK MESIN atau HOAX? Fakta Mengejutkan Terungkap!
Keluarga almarhum, yang berasal dari Banjar Kelusu Pejeng, secara terbuka menyatakan keikhlasan mereka atas kepergian sang anak dan menerima sepenuhnya klarifikasi dari pihak rumah sakit.
Pernyataan ini mengakhiri berbagai spekulasi yang beredar pasca meninggalnya bayi mungil tersebut pada 6 Agustus 2025 lalu.
Baca Juga: Hasilkan Limbah B3, DLHK Badung Tutup Usaha Pembuatan Gentong
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Direktur RSUD Sanjiwani, dr. Romy SpA, perwakilan Dinas Kesehatan, bahkan anggota DPRD Gianyar, keluarga menegaskan bahwa penanganan medis yang diberikan sudah sesuai prosedur.
"Kami sudah mendengar penjelasan Bapak Direktur, dan kasus ini sudah saya terima sebagai musibah. Prosedur rumah sakit juga sudah benar dan sudah clear buat saya," ujar perwakilan keluarga, mengutip ucapan Direktur RSUD Sanjiwani.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Jebol di Desa Tista Kerambitan Rampung, Akses Lalu Lintas Kembali Normal
Pertemuan tersebut juga menjadi momen bagi keluarga untuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga medis di RSUD Sanjiwani.
Mereka menghargai upaya maksimal yang telah diberikan hingga akhir. Kedatangan langsung pihak rumah sakit dan dinas kesehatan dianggap sebagai bentuk itikad baik yang sangat dihargai.
Baca Juga: Perahu Nelayan Terbelah Dihantam Gelombang Tinggi di Pesisir Pantai Desa Yeh Kuning
"Bapak Direktur dan jajaran juga sudah bersedia datang seperti kemauan saya dan keluarga. Jadi untuk pertanggungjawaban sudah clear semua," tambahnya.
Sebagai penutup, keluarga berharap agar RSUD Sanjiwani Gianyar dapat terus meningkatkan kualitas pelayanannya, menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Gianyar.(nan)
Editor : Wiwin Meliana