BALIEXPRESS.ID – Nama Edy Boxing kembali jadi sorotan usai kekalahannya dari Paris Pernandes dalam ajang HW Sport Night (HSN) Bali Vol. 8 di Atlas Super Club, Bali, Minggu (10/8/2025).
Bukan hanya karena hasil pertarungan, tapi juga karena unggahan permintaan maafnya di media sosial yang justru menuai gelombang kritik dan sindiran dari warganet.
Baca Juga: Siapa Edy Boxing? Petinju yang Berani Cekik Paris Pernandes, Berakhir TKO di Ajang HW Sport Night
Dalam unggahan yang dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, Edy secara terbuka mengakui kekalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada Paris serta publik.
"Ibarat film, Edy rela jadi penjahatnya. Biar ceritanya lebih seru dan menarik ????????????????????. Mohon maaf kalau Edy ada salah kata atau berlebihan... Untuk bang @parispernandes congratulation bang. Edy minta maaf bang kalau ada salah kata atau Edy berlebihan. Edy meminta maaf bang, pokoknya semangat terus bang, sehat sekeluarga bang,"_ tulis Edy dikutip pada Selasa (12/08/2025).
Alih-alih mendapatkan simpati, unggahan tersebut justru diserbu komentar pedas dari netizen.
Banyak yang menilai Edy terlalu banyak gaya dan terlalu percaya diri sebelum pertandingan, namun gagal menunjukkan performa maksimal di atas ring.
“Kalo menang ga bakal gini kata-katanya,” sindir akun @alexanderdelviero_.
Baca Juga: Pelaku Usaha Minta Dilibatkan, Pengelolaan Sampah Efektif Jadi Kunci Atasi Masalah di Bali
“Bilang aja mau cari panggung,” komentar pedas akun @sepboy.str
“Ganti nama aja jadi edy rias pengantin, petinju kok banyak cakap,” tulis akun @rian.septian.12.
Edy sebelumnya mencuri perhatian publik karena aksinya yang dinilai provokatif dan tidak sportif saat sesi face-off.
Ia secara tiba-tiba menjatuhkan topi milik Paris dan mencekik wajah lawannya, yang langsung dibalas Paris dengan tamparan keras.
Momen itu viral dan membuat nama Edy melejit di jagat maya.
Namun, aksi panas itu tidak sebanding dengan performa di pertandingan. Dalam duel yang berlangsung sengit, Paris berhasil menumbangkan Edy lewat kemenangan TKO setelah Edy tak mampu lagi melanjutkan laga di ronde pertengahan.
Baca Juga: Honda BeAT Curi Spotlight di Kompetisi Basket Terbesar Bali
Bagi Paris, kemenangan ini menjadi comeback manis setelah absen setahun dari dunia tinju. Sementara Edy, meski berhasil meraih ketenaran, harus menelan pil pahit karena tidak hanya kalah di ring, tetapi juga dibanjiri kritik di dunia maya.
Sebagian netizen menilai Edy hanya “main drama” untuk viral, namun tidak siap menghadapi kenyataan di atas ring.
Gaya bertarungnya yang cenderung defensif dan mengandalkan serangan balik tak mampu membendung dominasi Paris yang tampil agresif dan konsisten.
Meski dihujat, Edy tetap menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan usai laga HSN Bali Vol. 8.
Keberaniannya menciptakan kontroversi, dikombinasikan dengan hasil mengecewakan di ring, menjadikannya fenomena yang menarik perhatian publik, baik positif maupun negatif.
Baca Juga: Poktan Wanasari Tabanan Kembangkan Lebah Trigona untuk Produksi Madu
Pertarungan ini pun menembus trending di berbagai platform media sosial, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh drama dalam dunia olahraga, terutama saat dipertontonkan secara terbuka ke publik.
Editor : Wiwin Meliana