Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tak Usah Khawatir Terjebak Macet, Dokar dan Angkot Gratis Siap Layani Pengunjung Bulfest 2025, Mangkal di Depan RSUD Buleleng

I Putu Mardika • Senin, 18 Agustus 2025 | 03:04 WIB

Bupati Buleleng, dr. Sutjidra saat menempelkan stiker pada Dokar jelang Bulfest 2025
Bupati Buleleng, dr. Sutjidra saat menempelkan stiker pada Dokar jelang Bulfest 2025
BALIEXPRESS.ID-Setelah jeda sejak 2019 silam, Buleleng Festival (Bulfest) 2025 kembali digelar. Masyarakat akan disuguhkan beragam hiburan dari Senin (17/8) hingga Sabtu (23/8) mendatang.

Pengunjung pun tidak perlu khawatir terjebak kemacetan, sebab selama Bulfest digelar, Pemkab Buleleng telah layanan transportasi gratis bagi masyarakat.

Selain menyiapkan angkutan kota (angkot), pengunjung akan menemukan dokar yang akan beroperasi selama festival berlangsung.

Layanan tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, Minggu (17/8), di Dinas Perhubungan Buleleng.

Penyediaan transportasi gratis ini menjadi bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat dapat menikmati rangkaian festival tanpa terkendala akses.

“Dalam rangkaian kegiatan BulFest ini, tentu situasinya akan cukup padat. Karena itu, kami sudah menyiapkan angkutan bersama Dinas Perhubungan dan dibantu aparat kepolisian, agar masyarakat lebih mudah menuju area festival,” ujar Bupati Sutjidra.

Baca Juga: Melukat di Petirtan Jolotundo, Tinggalan Raja Udayana dan Prabu Airlangga, Ada sejak 977 Masehi  

BulFest 2025 memiliki arti penting bagi masyarakat Buleleng. Setelah vakum selama lima tahun, festival ini kembali digelar pada tahun pertama kepemimpinan Sutjidra–Supriatna. Antusiasme warga pun diperkirakan tinggi, mengingat BulFest terakhir dilaksanakan enam tahun silam.

Menurut Sutjidra, festival bukan hanya sekadar hiburan. Lebih dari itu, BulFest menjadi ajang promosi potensi daerah dan motor penggerak ekonomi masyarakat.

“BulFest ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana promosi potensi Buleleng serta penggerak roda perekonomian daerah,” katanya.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Pemkab Buleleng menetapkan angkutan gratis beroperasi selama enam hari penyelenggaraan festival.

Titik mangkal berada di sekitar Jalan Ngurah Rai, tepatnya dekat RSUD Buleleng. Jadwal operasional dibagi dua sesi, yakni pukul 09.00–12.00 dan 16.00–21.00.

Baca Juga: Dapat Apresiasi Tinggi, QRIS Bank BPD Bali Metode Transaksi Baru di Jepang

Bupati berharap para sopir angkot dan kusir dokar dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami berharap sopir angkot dan kusir dokar bisa melayani masyarakat dengan baik, karena ini sangat membantu mereka yang ingin datang menikmati festival,” tegasnya.

Selain menyiapkan transportasi, Pemkab Buleleng juga menata pintu masuk menuju area festival.

Ada tiga akses yang bisa digunakan, yaitu dari Jalan Bisma, Puri Kanginan, dan Jalan Gunung Agung. Upaya ini dilakukan untuk mengatur arus lalu lintas agar pengunjung lebih nyaman.

“Kami juga sudah menyiapkan stiker khusus untuk angkutan gratis ini, dan mudah-mudahan bisa terus berjalan setiap BulFest berikutnya,” tambah Sutjidra. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#angkot #buleleng festival #Dokar #Supriatna #Sutjidra #2025 #bulfest