Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Vaksinasi PMK di Jembrana Baru Capai 13,5 Persen

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 21 Agustus 2025 | 00:50 WIB
PMK : Petugas saat melakukan vaksinasi PMK beberapa waktu lalu.
PMK : Petugas saat melakukan vaksinasi PMK beberapa waktu lalu.

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus menggeber vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Langkah ini dilakukan menyusul ditemukannya kasus sapi dan kerbau mati diduga akibat terpapar virus PMK. Hingga pertengahan Agustus 2025, sudah hampir 5 ribu ekor sapi dan kerbau divaksin.

Berdasarkan data Bidang Keswan-Kesmavet Jembrana, populasi sapi di wilayah setempat mencapai 37.052 ekor dan kerbau 590 ekor. Dari jumlah tersebut, baru 4.998 ekor yang tervaksin. Angka itu setara 13,5 persen dari total populasi.

 

“Kami gencarkan vaksinasi PMK. Target tahun ini 90 persen dan kami optimistis bisa tercapai,” ujar Kabid Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta.

Ia menambahkan, setelah adanya laporan tiga ekor ternak mati beberapa waktu lalu, pihaknya kembali menerima laporan dua ekor ternak sakit dengan gejala serupa. Namun, kondisinya kini berangsur membaik.

 

“Kemarin masih dalam proses penyembuhan dan sudah mulai pulih. Kami rutin berkoordinasi dengan pemilik ternak untuk penanganan,” jelasnya.

 

 

Sugiarta menyebut, khusus di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, lokasi ditemukannya kasus ternak mati, vaksinasi akan dilakukan setelah seluruh hewan ternak dinyatakan fit.

 

“Setelah semua ternak dalam keadaan sehat, vaksinasi langsung kita laksanakan,” tandasnya.(*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#vaksinasi #Penyakit #ternak #jembrana #capaian #pmk