BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung menargetkan kembali menyabet penghargaan Swasti Saba Wiwerda pada 2025. Upaya ini ditegaskan saat verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang digelar secara virtual, Rabu (20/8/2025).
Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menyatakan optimismenya bahwa Klungkung mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan. Ia juga memastikan setiap kekurangan dalam dokumen penilaian segera dilengkapi.
“Kami akan cek ulang bersama OPD terkait agar semua data pendukung sesuai standar. Apa yang menjadi catatan tim pusat akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Wabup Tjok Surya.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan komitmen Pemkab Klungkung untuk terus mewujudkan visi pembangunan Klungkung Mahottama, yakni daerah yang maju, harmonis, tenteram, dan makmur.
Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Murni Utami, mengungkapkan verifikasi lanjutan ini bertujuan mendalami dokumen dan mengecek implementasi sembilan tatanan kota sehat di Klungkung.
“Tim pusat akan melihat sejauh mana kriteria sudah terpenuhi, termasuk program pendukung yang sudah dijalankan,” jelasnya.
Sebagai informasi, Swasti Saba merupakan penghargaan Kemenkes RI bagi daerah yang berhasil mewujudkan lingkungan bersih, aman, nyaman, dan sehat. Penghargaan ini terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu Padapa, Wiwerda, dan Wistara.
Baca Juga: Menko PMK Pilih Bungkam Soal Balita Meninggal Akibat Infeksi Cacing: Mata Saya Agak Ngantuk
Klungkung sendiri pernah meraih Swasti Saba Padapa pada 2017, Wiwerda pada 2019, dan kembali mendapat Padapa di 2023. Dengan persiapan matang, Pemkab Klungkung kini berambisi merebut kembali predikat Wiwerda di 2025. (*)