Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keributan di Area Transportasi Darat Bandara Ngurah Rai, Angkasa Pura: Sudah Kami Laporkan, Operasional Penerbangan Tetap Normal

Rika Riyanti • Minggu, 24 Agustus 2025 | 05:20 WIB

PERKELAHIAN: Sebuah video keributan di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, viral di media sosial pada Jumat malam (22/8)
PERKELAHIAN: Sebuah video keributan di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, viral di media sosial pada Jumat malam (22/8)

BALIEXPRESS.ID – Sebuah video keributan di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, viral di media sosial pada Jumat malam (22/8).

Pihak PT Angkasa Pura Indonesia memastikan peristiwa itu terjadi di area transportasi darat (ground transport) bandara dan melibatkan dua pengelola transportasi, yakni Lohjinawi dan Grab.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan bahwa perselisihan antara kedua pihak berujung pada keributan yang turut melibatkan petugas keamanan bandara.

Baca Juga: Pinjam Motor untuk Restorasi, Pemuda Solo Malah Gelapkan Suku Cadang

“Peristiwa tersebut terjadi karena adanya dinamika antara 2 pengelola ground transport, yakni Lohjinawi dan Grab yang berujung pada keributan,” kata Ahmad Syaugi Shahab, Sabtu (23/8).

Ia menyampaikan, langkah pengamanan langsung dilakukan bersama tim Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang terdiri atas Polres Kawasan Bandara, TNI AU, serta Airport Security.

Meski petugas avsec dan instansi terkait berupaya menenangkan massa secara persuasif, situasi tidak terkendali hingga terjadi aksi saling dorong dan pemukulan terhadap petugas sekuriti bandara.

Baca Juga: TERUNGKAP! Jokowi Resmi Lulus dari UGM Tahun 1985, Rektor Tegaskan Hal Ini

“Video yang telah beredar di masyarakat merupakan potongan akhir dari keseluruhan peristiwa yang terjadi pada malam itu dan yang dilakukan oleh petugas keamanan merupakan upaya pertahanan diri dan mengamankan oknum pengemudi yang memperkeruh situasi. Saat ini kami tengah melaporkan tindakan kekerasan yang dialami petugas kami kepada Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kembali kondusif setelah dilakukan mediasi bersama BKO pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan operasional bandara tetap berjalan normal tanpa ada gangguan, baik penerbangan maupun pelayanan penumpang.

Baca Juga: Gudang di Keramas Hangus Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

“Setelah dilakukan proses mediasi dengan melibatkan BKO, kondisi kembali kondusif pada dini hari sekitar pukul 03.00 WITA, tanpa mengganggu jalannya operasional bandara. Seluruh aktivitas penerbangan maupun pelayanan penumpang berjalan normal, termasuk arus transportasi darat yang tetap dapat beroperasi dengan baik,” jelasnya.

Ahmad menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh menjaga keamanan bandara dan menolak segala bentuk aksi yang mengancam keamanan operasional.

Ia mengingatkan bahwa bandara merupakan obyek vital nasional sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004.

Baca Juga: Megawati 'Kepincut' Laklak Kelor di Bulfest, Ingatkan Produk Buleleng Harus Dipatenkan

“Pada kesempatan ini kami tegaskan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia memegang komitmen penuh untuk menjaga keamanan bandara dan menentang segala bentuk aksi yang akan berdampak pada keamanan operasional bandara. Sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional, bahwa bandara merupakan salah satu obyek vital yang keberadaannya menunjang perekonomian, sosial, pertahanan, dan keamanan negara,” tegasnya.

Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang dan para pihak yang berselisih dapat mencari jalan keluar terbaik.

“Kami berharap pihak-pihak terkait dapat menemukan solusi terbaik atas permasalahan ini dan kami selaku pengelola bandara akan bersikap profesional dalam menyikapi hal ini. Kami berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” pungkas Ahmad.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai #perkelahian #viral