Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngurah Bem Raih Nilai Tertinggi, Selangkah Lagi Jadi Sekda Gianyar

I Wayan Ananda Mustika Putra • Jumat, 29 Agustus 2025 | 01:05 WIB
Inspektur Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama. (DOK. BALI EXPRESS)
Inspektur Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama. (DOK. BALI EXPRESS)

BALIEXPRESS.ID – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar yang akan segera kosong pada September 2025 memicu persaingan ketat di kalangan pejabat setempat.

Setelah melalui serangkaian seleksi terbuka dan kompetitif, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama atau yang akrab disapa Ngurah Bem yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Gianyar berhasil menempati peringkat teratas.


Widhya Utama meraih nilai tertinggi, 90,41, mengungguli empat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang turut serta dalam seleksi. Hasil ini menempatkannya di posisi terdepan untuk menggantikan Sekda saat ini, I Dewa Gede Alit Mudiarta, yang akan pensiun.


Proses seleksi JPT Pratama Sekda Gianyar ini berlangsung selama hampir satu bulan, dari 4 hingga 26 Agustus 2025. Proses ini mencakup enam tahapan, dimulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah, wawancara, hingga penetapan hasil.


Menurut Dewa Alit Mudiarta, seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya untuk menemukan figur pemimpin yang kompeten, berintegritas, dan memiliki visi kuat untuk menyejahterakan masyarakat Gianyar.


"Kami mencari sosok yang benar-benar bisa membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam mengimplementasikan visi misi daerah," tegasnya.


Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam seleksi ini. Panitia seleksi melibatkan akademisi, pejabat berkompeten, dan profesional untuk memastikan penilaian dilakukan secara objektif.


Inspektur Provinsi Bali I Wayan Sugiada selaku Ketua Pansel menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan wujud nyata dari sistem meritokrasi, di mana pengisian jabatan didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak integritas.


"Tujuannya agar jabatan strategis di pemerintahan diisi oleh individu yang benar-benar layak dan memiliki kapasitas manajerial yang baik," ujarnya.


Sistem ini pun mendapat apresiasi dari akademisi. Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra dari Universitas Udayana, yang juga anggota tim seleksi, memandang sistem ini sebagai praktik tata kelola pemerintahan yang baik.

 


Dengan hasil ini, keputusan akhir kini berada di tangan Bupati untuk menetapkan Sekda Gianyar yang baru. Siapa pun yang terpilih, harapan besar diletakkan di pundaknya untuk membawa Gianyar menuju kemajuan.(*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#gianyar #tertinggi #Nilai #inspektur #persaingan #sekda