Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Enam Bulan di Pengungsian, Warga Kanorayang Segera Kembali ke Rumah

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:00 WIB
Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Kesary Glory Hotel, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida.
Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Kesary Glory Hotel, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida.

BALIEXPRESS.ID – Upaya penyelesaian konflik sosial antara warga Kanorayang dan Banjar Adat Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida terus dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Kesary Glory Hotel, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Jumat (29/8/2025).

Rapat yang dipimpin Bupati Klungkung I Made Satria ini membahas rencana pemulangan warga Kanorayang yang telah enam bulan tinggal di SKB Desa Tusan akibat konflik adat. Sesuai hasil kesepakatan, pemulangan akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2025.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemulangan ini merupakan inisiasi Forkopimda demi mengembalikan hak warga atas rumah pribadi mereka. “Situasi sudah kondusif, sehingga ini waktu yang tepat untuk pemulangan secara resmi. Proses ini harus berjalan damai tanpa menimbulkan masalah baru,” ujar Bupati.

Kapolres Klungkung AKBP Alfons W.P. Letsoin menambahkan, agar permasalahan akses air yang menjadi kendala dapat diselesaikan dengan jalan damai. “Kami berharap pihak Kanorayang mempertimbangkan pencabutan laporan di Polda Bali agar proses rekonsiliasi berjalan lancar,” tegasnya.

Senada, Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono mengingatkan bahwa keputusan ini tidak memihak pihak mana pun. “Perbedaan pendapat harus diselesaikan dengan cara baik. Semua pihak wajib menjaga kamtibmas agar tetap kondusif,” katanya.

Dalam rapat, perwakilan warga Kanorayang mengucapkan terima kasih atas rencana pemulangan, namun berharap akses air dan jalan masuk ke rumah mereka dibuka kembali. Sementara pihak Banjar Sental Kangin menegaskan persoalan pipa air masih dalam proses hukum, sehingga belum dapat dipenuhi.

Bupati Klungkung menegaskan beberapa poin kesimpulan, antara lain: seluruh pihak diminta tidak memposting permasalahan ini di media sosial, segala keberatan disampaikan langsung ke Pemkab, dan Bendesa Adat bersama Kelian Adat diminta mensosialisasikan rencana pemulangan warga Kanorayang ke masyarakat.

Rapat yang dihadiri Forkopimda, perangkat desa, perwakilan adat, dan tokoh masyarakat ini berjalan aman dan kondusif hingga selesai pukul 11.15 WITA. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati #kanorayang #pengungsian #rapat #nusa penida #pulang