Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Banner Polri di Buleleng Dipasangi Lakban Silang, Diduga Imbas Aksi Demonstrasi Nasional

Wiwin Meliana • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Banner Polri di Buleleng Dipasangi Lakban Silang
Banner Polri di Buleleng Dipasangi Lakban Silang

BALIEXPRESS.ID– Aksi protes terhadap institusi kepolisian merebak hingga ke daerah. Di Kabupaten Buleleng, Bali, sejumlah banner milik Polri menjadi sasaran aksi simbolik oleh sekelompok pemuda yang menunjukkan kekecewaannya terhadap aparat.

Baca Juga: Pemkab Bangli Belum Cairkan Hibah Rp5,6 Miliar, Ketua DPRD Angkat Bicara

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah pemuda memasang lakban hitam berbentuk silang pada banner-banner bertuliskan

“Polri untuk Masyarakat” dengan latar belakang merah putih. Aksi ini diketahui terjadi pada Jumat dini hari (29/8/2025) di beberapa titik strategis di Kota Singaraja, termasuk Bundaran Jalan Sudirman–Jalan Udayana serta Simpang Empat Jalan Diponegoro.

Tak hanya di ruang publik, aksi serupa juga dilakukan terhadap banner jumbo yang terpasang di depan Mapolres Buleleng.

Aksi ini diduga merupakan bentuk kekecewaan atas insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol) dalam aksi unjuk rasa nasional pada 28 Agustus 2025 di Jakarta. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis baracuda milik aparat saat demonstrasi berlangsung ricuh.

Baca Juga: Intip Rumah 7 Lantai Ahmad Sahroni dan Koleksi Mobil Super di Tanjung Priok

Menanggapi hal ini, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengonfirmasi bahwa pihaknya mengetahui adanya aksi tersebut.

“Mungkin itu hanya bentuk spontanitas akibat kekecewaan terhadap peristiwa di nasional. Tidak ada unsur perusakan,” kata Widwan kepada wartawan, Jumat sore.

Widwan juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan upaya hukum terhadap pelaku aksi tersebut. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Baca Juga: Tragis! Ibu dan Anak Tewas Ditabrak Truk, Warga Buleleng Galang Donasi

“Kami sudah menurunkan beberapa banner yang diberi tanda silang. Fokus kami sekarang adalah menjaga situasi di Buleleng tetap kondusif dan terus membangun komunikasi, termasuk dengan komunitas ojol,” lanjutnya.

Meskipun tidak menimbulkan kerusakan fisik, aksi menempelkan lakban silang di atas logo dan slogan Polri ini menjadi simbol perlawanan dan ekspresi ketidakpercayaan terhadap aparat di tengah meningkatnya eskalasi unjuk rasa nasional.

Hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim secara resmi sebagai pelaku atau inisiator aksi tersebut. Namun video dokumentasi aksi itu telah menyebar luas di media sosial dan memancing berbagai respons dari netizen.

Editor : Wiwin Meliana
#banner #polri #demo #lakban #buleleng