Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tanggapan Pedas Nana Mirdad soal Banjir Bali: Terparah Selama Satu Dekade, Jangan Salahkan Cuaca Ekstrem

Wiwin Meliana • Jumat, 12 September 2025 | 18:52 WIB

Nana Mirdad memberi tanggapan soal banjir ekstrem di Bali
Nana Mirdad memberi tanggapan soal banjir ekstrem di Bali

BALIEXPRESS.ID-Bencana banjir ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bali sejak Rabu (10/9) tak hanya mengundang perhatian publik, tapi juga mendapat sorotan dari kalangan selebritas.

Salah satunya adalah aktris Nana Mirdad, yang telah bermukim di Bali selama lebih dari satu dekade.

Baca Juga: Menjaga Toleransi dan Menolak Provokasi Demi Papua Damai dan Bersatu

Melalui unggahan di akun Instagram Stories, Nana menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang disebut sebagai yang terparah selama 15 tahun terakhir ia tinggal di Pulau Dewata.

“So far 15 tahun di Bali dan berasa banget setiap tahun banjir semakin parah. Dan puncaknya sampai memakan korban jiwa sebanyak ini, ya baru sekarang,” tulis Nana, dikutip Jumat (12/9/2025).

Tak hanya menyampaikan keprihatinan, Nana Mirdad juga mengkritisi kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam hal pengelolaan pajak, perizinan pembangunan, dan kesiapan infrastruktur.

“Jangan salahkan cuaca ekstrem karena kita baru saja di awal musim hujan. Masih banyak cuaca ekstrem yang akan datang,” lanjutnya.

Nana menilai bahwa banjir kali ini bukan sekadar akibat faktor alam, namun juga disebabkan oleh kurangnya antisipasi dan pembenahan infrastruktur oleh pemerintah.

Baca Juga: Fakta-Fakta Banjir Ekstrem Terjang Bali: 12 Orang Meninggal dan Ratusan Titik Tergenang

Nana juga menyinggung soal pengelolaan sampah dan drainase yang menurutnya masih jauh dari kata layak.

 Ia menekankan bahwa kebersihan memang menjadi tanggung jawab bersama, tetapi fasilitas publik yang memadai tetap menjadi hak warga.

“Memang kebersihan sampah tanggung jawab semua warga, tapi kita juga berhak mendapatkan fasilitas penanganan sampah yang memadai,” tegas istri aktor Andrew White itu.

Ia menambahkan, sistem yang jelas dari pemerintah akan mendorong masyarakat untuk lebih tertib dan patuh pada aturan lingkungan.

“Pemerintah setempat membuat struktur dan sistem, warga berusaha untuk mengikuti dan taat aturan,” tulisnya.

Baca Juga: Lagi, Budi Arie Kembali Dikritik Warganet Usai Ucapan Terima Kasih ke Diri Sendiri

Menutup pernyataannya, Nana Mirdad menyampaikan seruan moral kepada pemerintah agar segera mencari solusi konkret agar bencana serupa tidak kembali menelan korban.

“Butuh berapa kali hujan deras lagi untuk menenggelamkan lebih banyak nyawa kalau ini tidak segera dicarikan solusinya?” pungkasnya.

Seperti diketahui, banjir ekstrem yang terjadi di Bali mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, 6 orang hilang, serta ratusan titik tergenang air, termasuk kawasan permukiman dan pertokoan di Denpasar, Gianyar, Badung, hingga Jembrana.

Pemerintah Provinsi Bali pun telah menetapkan status tanggap darurat selama satu minggu ke depan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#banjir bali #cuaca ekstrem #terparah #Nana Mirdad