BALIEXPRESS.ID – Pagi ini, Senin (15/9/2025), kondisi Tukad Badung kembali mengkhawatirkan.
Debit air di aliran sungai yang membelah wilayah Kota Denpasar itu tampak meningkat secara signifikan dan hampir merendam sebuah pura di sekitar bantaran sungai.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem! Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Landa Bali Pagi Ini
Video yang dibagikan oleh akun Instagram @ketutyasa004 melalui akun komunitas @kutaselatan.news, memperlihatkan derasnya aliran air yang mengancam area pemukiman dan tempat ibadah di sekitar lokasi.
Kondisi ini memicu kekhawatiran publik, mengingat kawasan tersebut sebelumnya sempat diterjang banjir bandang yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan serius.
Berdasarkan informasi resmi dari BMKG Bali, sejumlah wilayah di Pulau Bali diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang disertai petir dan angin kencang, mulai pukul 06.42 WITA hingga 09.00 WITA, Senin pagi ini.
Baca Juga: Pasca Banjir, TNI-Polri dan Warga Jembrana Gelar Karya Bakti di Desa Budeng
Wilayah yang Diperkirakan Terdampak:
Kabupaten Badung: Kuta dan Kuta Utara
Kota Denpasar: Denpasar Selatan, Timur, dan Barat
Kabupaten Gianyar dan Bangli
Kabupaten Tabanan: Selemadeg, Selemadeg Timur dan Barat, Kerambitan, Kediri, dan Marga
Dengan curah hujan yang tinggi dan kondisi sungai yang sudah meluap, risiko banjir susulan dan longsor lokal di daerah lereng juga semakin tinggi.
Baca Juga: Dampak Bencana di Tabanan Meluas: 66 Titik Rusak, Kerugian Capai Rp 3 Miliar
Pihak berwenang mengimbau warga, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai dan wilayah rawan banjir, untuk:
Meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan
Menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan disertai petir
Tidak memaksakan diri menyeberang sungai atau genangan air deras
Memantau informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG dan BPBD setempat
Editor : Wiwin Meliana