BALIEXPRESS.ID – Memasuki hari kelima operasi pencarian korban banjir besar yang melanda Bali, satu lagi jasad berhasil ditemukan.
Jenazah korban bernama Suwandi (60) ditemukan dalam kondisi mengenaskan di aliran Tukad Badung, tepatnya di Jalan Kertanegara Gang Batu Medapit, Banjar Pohgading, Desa Ubung Kaja, Denpasar, pada Senin pagi (15/9/2025).
Baca Juga: Selamat Jalan Suwandi, Jenazah Korban Banjir ke-18 Ditemukan di Sungai Banjar Pohgading, Denpasar
Suwandi sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (10/9) lalu setelah terseret arus banjir saat berada di kawasan Jalan Cokroaminoto, Denpasar.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menjelaskan kondisi jenazah saat ditemukan sudah membusuk dan mulai membengkak.
"Korban saat ditemukan dalam keadaan tanpa busana, posisi terlentang, kepala mengarah ke barat, kaki ke timur, serta sudah mengeluarkan ulat di bagian kepala dan kaki," ujarnya.
Penemuan jenazah bermula sekitar pukul 07.30 WITA, ketika Kepala Dusun Banjar Pohgading, IMD (48), mendapat laporan dari warga soal bau menyengat di dua lokasi berbeda. Bersama DPD Banjar Pohgading, INB (45), dan warga setempat, ia melakukan pencarian sumber bau.
Baca Juga: Karate Buleleng Kembali Perkasa, Cetak Tiga Kali Juara Umum Beruntun
Titik pertama yang disusuri adalah Perumahan Selaras, namun tidak ditemukan tanda-tanda jasad. Pencarian dilanjutkan ke titik kedua di Gang Batu Medapit, di mana bau menyengat semakin kuat.
Ketika menelusuri sumber bau, warga melihat sebagian tangan manusia menyembul dari tumpukan sampah yang berada di bawah salah satu rumah warga.
"Setelah tumpukan sampah diangkat, terlihat jelas tubuh korban dalam kondisi sudah membusuk," jelas AKP Sukadi.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Babinkamtibmas Desa Ubung Kaja dan diteruskan ke Kapolsek Denpasar Utara.
Tim gabungan dari Polresta Denpasar, Basarnas Bali, BPBD Kota Denpasar, dan relawan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Tak lama, pihak keluarga korban yang selama ini aktif melakukan pencarian juga tiba di lokasi.
Baca Juga: Penjaringan Ketua DPD PDIP Bali di Klungkung, Tiga Nama Mengemuka, Giri Prasta Digadang yang Terkuat
Identitas korban dikonfirmasi oleh anggota keluarga berinisial BCPP, yang memastikan bahwa jasad tersebut adalah Suwandi, warga Ubung Kaja, asal Magetan, Jawa Timur.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya jenazah Suwandi, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan cuaca ekstrem di Bali sejak 10 September resmi bertambah menjadi 18 orang.
Pencarian masih terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan, mengingat masih ada empat orang yang dinyatakan hilang, yakni:
Made Suwitri (pedagang Pasar Kumbasari)
Rio Hadnar Boelan (56)
Dewi Ratnawati Soenarjo (57)
Riviere Timothy George Wicaksono Boelan (23)
(satu keluarga yang hilang di Banjar Kelod Kauh, Desa Mengwitani, Mengwi, Badung)
Operasi SAR akan terus dilakukan selama kondisi cuaca memungkinkan.
Editor : Wiwin Meliana