Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tabanan Dilanda Banjir dan Longsor, Pasokan Air Bersih dari TAB Terganggu

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 18 September 2025 | 14:08 WIB
Salah satu titik kerusakan infrastruk di Kabupaten Tabanan akibat banjir.
Salah satu titik kerusakan infrastruk di Kabupaten Tabanan akibat banjir.

BALIEXPRESS.ID – Hujan deras yang mengguyur Tabanan pada Rabu (10/9/2025) pekan lalu berdampak pada gangguan layanan air bersih Perumda Tirta Amertha Bhuana (TAB) di sejumlah wilayah.

Plt. Kabag Langganan Perumda TAB, I Made Pande Surdika, Rabu (17/9/2025), menyatakan bahwa wilayah pesisir selatan Kabupaten Tabanan menjadi daerah paling terdampak.

Area tersebut meliputi Kecamatan Kediri, Kerambitan, dan Selemadeg.

“Gangguan antara lain terjadi di pompa IPA Nyanyi, Kecamatan Kediri, yang mengakibatkan distribusi utama ke pelanggan di wilayah Desa Cepaka dan sekitarnya terganggu,” jelas Pande Surdika.

Selain itu, di wilayah Kerambitan dan Selemadeg, pipa transmisi air di Tukad Yeh Maled ikut tergerus material banjir berupa sampah dan kayu besar.

Gangguan juga diperparah oleh terputusnya jaringan listrik PLN yang mengaliri sejumlah pompa air.

Meski begitu, Perumda TAB memastikan pelayanan tidak sampai terhenti total, karena pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi dengan memasok air dari jaringan alternatif di sekitar lokasi.

Salah satunya adalah dengan menyiagakan tim teknis Perumda TAB untuk melakukan langkah darurat, antara lain pembersihan lumpur dan material banjir di IPA yang berbatasan langsung dengan aliran sungai, serta perbaikan jaringan pipa transmisi sebagai jalur utama suplai air ke masyarakat.

“Kami juga berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat pemulihan aliran listrik ke pompa-pompa yang terdampak, namun jika terjadi gangguan cukup lama, kami sudah menyiapkan air tangki untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Perumda TAB mengimbau masyarakat untuk lebih hemat menggunakan air selama masa pemulihan.

Warga juga diingatkan agar menampung air saat distribusi kembali normal untuk mengantisipasi bila terjadi ketidakmerataan aliran.

“Kami juga mengajak masyarakat melaporkan segera bila ada kebocoran pipa atau kerusakan jaringan di sekitar lingkungannya, sehingga dapat cepat kami tangani,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#air bersih #banjir #tabanan