BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Timor Leste menyalurkan donasi senilai USD 2,5 juta atau sekitar Rp41 miliar untuk membantu korban bencana banjir di Bali.
Bantuan ini diajukan oleh Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao, dan telah disetujui melalui rapat Dewan Menteri negara tersebut.
Demikian disampaikan Konsul Timor Leste di Kupang, Espedito Da Conceicao Ribeiro, Kamis (18/9).
Menurut Espedito, dalam rapat tersebut seluruh anggota Dewan Menteri sepakat atas usulan Xanana.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud duka cita dan solidaritas dari Timor Leste untuk masyarakat Indonesia, khususnya warga Bali yang terdampak banjir.
Meski demikian, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa bantuan dari negara lain tidak bisa langsung diterima oleh Pemerintah Provinsi.
Baca Juga: Gianyar Terapkan ISWMP, Desa Bona Ubah Perilaku Warga dalam Pemilahan Sampah
“Oh, saya enggak, saya (belum) karena itu menyangkut negara. Timor Leste negara. Enggak bisa (bantuannya) langsung ke Pemprov. Harus negara sama negara. Makanya harus koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri,” ujarnya saat diwawancara di Denpasar, Senin (22/9).
Ia pun menyebut perlu dipikirkan kembali soal pantas atau tidaknya Bali menerima bantuan dari negara lain.
“Dan menurut saya, apakah sepantasnya yang seperti ini kita didukung oleh negara luar. Pikir-pikir dulu. Saya masih konsultasi sama Kementerian Luar Negeri,” tambah Koster.
Baca Juga: 11 Jukung Nelayan Tabanan Hanyut Diterjang Gelombang, Kerugian Rp470 Juta
Terkait realisasi bantuan, Koster menegaskan hingga kini donasi itu belum diterima oleh Pemprov Bali.
“Bukan belum digunakan, belum ada. Belum, baru omongannya aja,” tegasnya.
Baca Juga: Tragis! Balita 2,5 Tahun Terperosok ke Sumur Sedalam 15 Meter, Diduga Hendak Ambil Minuman
“Dan itu omongannya tanpa koordinasi,” lanjut Koster.(***)
Editor : Rika Riyanti