Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Inkonsistensi Warnai Enam Laga Bali United Awal Musim, Jansen Akui Perlu Waktu Adaptasi

I Made Mertawan • Selasa, 23 September 2025 | 17:00 WIB
Pelatih Bali United Johnny Jansen.
Pelatih Bali United Johnny Jansen.

BALIEXPRESS.ID– Perjalanan Bali United di awal BRI Super League 2025/2026 belum berjalan mulus.

Dari enam laga yang sudah dilakoni, tim asuhan Johnny Jansen baru mengumpulkan enam poin.

Hasil itu datang dari satu kemenangan, tiga kali imbang, dan dua kekalahan, baik saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta maupun di kandang lawan.

Skuad Serdadu Tridatu membuka musim dengan hasil imbang 1-1 kontra Persik Kediri di Stadion Dipta.

Hasil serupa kembali terjadi ketika mereka menahan Malut United FC 3-3 di laga tandang dan Persija Jakarta 1-1 di Jakarta International Stadium.

Kemenangan tunggal Bali United sejauh ini hadir kala menjamu Madura United dengan skor tipis 1-0 di Dipta.

Namun, perjalanan tim juga diwarnai dua hasil pahit: kalah 5-2 dari Persebaya Surabaya dan tumbang 1-3 saat menjamu PSIM Yogyakarta.

Pelatih Johnny Jansen mengakui konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Menurutnya, perubahan era kepelatihan membawa konsekuensi pada filosofi, taktik, dan sistem permainan yang sedang diadaptasi oleh para pemain.

“Saya mendatangkan beberapa pemain dan mengubah gaya permainan tim di musim ini. Selama proses itu bakal ada naik dan turun sehingga memang kami memerlukan waktu untuk lebih baik lagi,” ujar mantan pelatih PEC Zwolle tersebut.

Jansen menekankan bahwa program pembinaan dari level usia muda hingga tim senior tengah digarap untuk masa depan Bali United.

Filosofi yang disepakati bersama manajemen diharapkan bisa menjadi fondasi positif.

Meski begitu, tekanan suporter tetap nyata, terutama agar tim tidak terperosok ke zona degradasi.

Kehadiran sejumlah pemain asing asal Eropa juga diharapkan mampu memberi warna baru, sekaligus menjadi contoh bagi para pemain muda. Hanya saja, inkonsistensi performa masih kerap menghantui. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#stadion dipta #bali united #Johnny Jansen