BALIEXPRESS.ID- Serangkaian perayaan HUT Ke-7 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menggelar rapat evaluasi tahunan MPP dan pemberian penghargaan kapada Instansi yang tergabung pada MPP Badung, Selasa (23/9) di Kantor DPMPTSP, Puspem Badung.
Baca Juga: Tersangka Korupsi Dana Desa Jegu Diserahkan ke Kejari Tabanan, Kerugian Negara Capai Rp850,5 Juta
Piagam penghargaan diserahkan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta didampingi Kadis PMPTSP Badung I Made Agus Aryawan. Puncak acara dilakukan pemotongan tumpeng oleh Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta dan dihadiri seluruh pimpinan Instansi Vertikal seperti Kementerian, Lembaga, BUMN, BUMD dan Swasta yang tergabung dalam MPP Badung.
Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Instansi atas komitmen serta kerjasamanya yang terjalin sangat baik. Utamanya dalam memberikan pelayanan bersama mulai tahun 2018 hingga saat ini di MPP Badung. Ia juga memberikan apresiasi kepada KemenPAN-RB yang mendorong pemerintah untuk mengembangkan MPP di daerah.
Baca Juga: Terungkap Alasan Pemindahan Susrama Pembunuh Jurnalis Radar Bali ke Nusa Kambangan
“Berkat dukungan KemenPAN-RB dan komitmen bersama dari seluruh instansi, menjadikan MPP Badung salah satu MPP terbaik di Indonesia sehingga menjadi rujukan study banding dan uji tiru dari daerah-daerah di Nusantara,” ujarnya.
Ia berharap, kedepan mutu pelayanan dan SDM di MPP Badung harus terus ditingkatkan, tentunya dengan memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Untuk itu, masyarakat akan mendapatkan berbagai produk layanan dari berbagai Instansi penyelenggara layanan publik secara terintegrasi secara baik.
Baca Juga: Pidato Presiden Prabowo di PBB: Tegaskan Komitmen Perdamaian Dunia dan Perkuat Diplomasi Indonesia
“Sebanyak 75 persen investasi di Bali adanya di Badung. Untuk itu mutu layanan dan kualitas SDM harus terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan pelayanan yang tuntas,” paparnya.
Sementara Kadis PMPTSP Badung, Made Agus Aryawan menjelaskan, acara ini sebagai pengingat bahwa MPP Badung sudah berusia 7 tahun yang jatuh pada 17 September 2025 lalu. Selama berjalannya waktu, sejumlah instansi mulai dari kementarian, lembaga, BUMN dan lainnya telah bekerjasama memberikan pelayanan di MPP Badung. Atas dukungan tersebut, MPP Badung dapat memberikan pelayanan yang terjangkau.
“Pelayanan publik di badung supaya menjadi terjangkau, mudah dan terintegrasi dalam satu tempat dengan tujuan bersama mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," terangnya.
Baca Juga: Nyoman Susrama Pembunuh Jurnalis Radar Bali Dipindah ke Lapas Nusa Kambangan
Lebih lanjut ia menambahkan, Kabupaten Badung termasuk 10 daerah yang paling awal membentuk MPP. Jumlah instansi yang tergabung di MPP Badung mengalami peningkatan, dari 24 Instansi dengan 121 jenis layanan pada tahun 2018, menjadi 31 Instansi dengan 152 jenis layanan di tahun 2025.
Kedepan MPP didorong mampu mengintegrasikan semua layanan dalam satu portal. "Pemerintah pusat telah membuat MPP Digital meskipun baru sebatas layanan tenaga kesehatan dan kedepan akan dikemas portal MPP Digital tersebut mampu mengintegrasikan semua layanan,” imbuhnya. (esa/bea)
Editor : Wiwin Meliana