Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

HAKLI Bali Salurkan Donasi untuk Korban Banjir, Tekankan Pentingnya Kepedulian Lingkungan

Dian Suryantini • Rabu, 24 September 2025 | 18:33 WIB

Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir di Denpasar oleh Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi Bali.
Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir di Denpasar oleh Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi Bali.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Rasa kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi Bali. Melalui kegiatan bertajuk Open Donasi HAKLI Peduli, organisasi profesi ini bergerak menggalang bantuan untuk korban bencana banjir yang melanda Denpasar dan sekitarnya pekan lalu.

Pada Selasa (23/9), Ketua HAKLI Bali, Dr. Drs. I Wayan Sudiadnyana, SKM., MPH bersama jajaran pengurus menyerahkan langsung dana hasil donasi ke Kantor BPBD Provinsi Bali. Penyerahan itu dilakukan mewakili seluruh anggota HAKLI dari berbagai cabang di Bali yang turut berpartisipasi dalam aksi solidaritas ini.

Dana donasi diterima langsung oleh Eka Saputra, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian para ahli kesehatan lingkungan tersebut.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya terhadap seluruh anggota HAKLI Daerah Bali yang telah memberikan donasi. Kami akan menyalurkan bantuan ini ke titik-titik bencana yang terdampak cukup parah dan memastikan agar tepat sasaran,” ujar Eka.

Gerakan HAKLI Peduli tidak berhenti pada pengumpulan dana semata. Sebelumnya, pada 16 September 2025, HAKLI Bali bersama Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar sudah terjun langsung ke lapangan. Mereka melakukan gerakan kaporitisasi, inspeksi sanitasi lingkungan di beberapa titik di Kota Denpasar, serta turut serta membersihkan material sisa banjir di kawasan Pasar Badung.

Ketua HAKLI Bali, Wayan Sudiadnyana, menegaskan bahwa keterlibatan HAKLI dalam penanganan bencana tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab profesi mereka sebagai ahli kesehatan lingkungan.

“Masalah lingkungan menjadi faktor nyata yang mengancam dan menjadi problem besar dalam bencana yang terjadi pekan lalu di Bali. Permasalahan sampah, alih fungsi lahan, pembangunan fasilitas wisata yang kurang memperhatikan daya dukung lingkungan, hingga longgarnya standar sanitasi lingkungan adalah tantangan serius yang harus kita hadapi bersama,” tegasnya.

Sementara itu, I Nyoman Jirna, SKM., M.Si, Wakil Ketua I HAKLI Bali, mengingatkan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“Mimpi dan gerakan HAKLI harus diramaikan juga oleh para anggotanya. Organisasi yang hanya berjalan oleh pengurus tentu tidak akan ke mana-mana. Kami siap berkontribusi menjaga kesehatan lingkungan Bali, dan saya yakin bersama-sama kita bisa,” kata Jirna.

Pesan ini sekaligus menjadi dorongan agar HAKLI terus berperan aktif, tidak hanya ketika bencana datang, tetapi juga dalam upaya preventif menjaga lingkungan dari ancaman yang dapat memicu bencana serupa.

Kegiatan penyerahan donasi kali ini juga melibatkan Putu Adi Narendra, S.Tr.Kes., M.I.Kom, yang merupakan Duta Kesehatan Provinsi Bali 2025 sekaligus pengurus HAKLI Bali. Kehadiran Narendra semakin menegaskan kolaborasi lintas peran dalam membangun kesadaran akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Narendra menegaskan komitmennya untuk terus mendukung aksi-aksi nyata HAKLI.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian HAKLI Provinsi Bali terhadap sesama, khususnya masyarakat yang terdampak bencana. Harapan saya ke depannya, HAKLI Bali selalu dapat berkontribusi secara nyata dan konsisten dalam program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Narendra juga menyampaikan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari HAKLI sekaligus mengemban amanah sebagai Duta Kesehatan Bali. “Semoga melalui kolaborasi ini kita dapat membangun solidaritas, meningkatkan kepedulian, serta menghadirkan aksi nyata di bidang kesehatan dan kemanusiaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Banjir yang melanda Denpasar dan sekitarnya beberapa waktu lalu bukan hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga menjadi pengingat betapa rentannya lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Alih fungsi lahan, pengelolaan sampah yang buruk, serta lemahnya kesadaran masyarakat terhadap sanitasi menjadi faktor penyebab yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Melalui aksi solidaritas ini, HAKLI Bali ingin menunjukkan bahwa bencana bukan sekadar peristiwa yang harus ditangani secara darurat, tetapi juga sinyal untuk melakukan refleksi dan perbaikan menyeluruh dalam pengelolaan lingkungan.

Gerakan Open Donasi HAKLI Peduli ini menjadi bukti bahwa solidaritas antarprofesi dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak. Lebih dari sekadar donasi, kegiatan ini adalah simbol nyata dari kolaborasi, kepedulian, dan aksi kolektif untuk membangun Bali yang lebih tangguh menghadapi bencana.

HAKLI Bali berharap langkah kecil ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian sosial. Karena pada akhirnya, keberlanjutan hidup masyarakat Bali sangat ditentukan oleh cara mereka menjaga keseimbangan dengan lingkungan. ***

Editor : Dian Suryantini
#bali #HAKLI #denpasar #solidaritas #banjir #bpbd provinsi bali