BALIEXPRESS.ID- Jembatan Tukang Bangkung Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung kembali menjadi lokasi ulah pati.
Insiden itu membuat gempar masyarakat sekitar pada Kamis (25/9) pagi.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Pemuda Diduga Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung
Insiden tragis ini terjadi di tengah proses pemasangan railing atau pengaman oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung.
Pemasangan pengaman ini dilakukan untuk mencegah Tindakan ulah pati yang sebelumnya kerap terjadi di Kawasan tersebut.
Pemasangan ini ditargetkan tuntas pada November 2025 sengan anggaran sebanyak Rp 10,4 miliar.
Saat ini setengah panjang Jembatan Tukad Bangkung di sisi utara telah dipasangi tiang tari railing.
Pemasangan railing ini pun menjadi pilihan pengamanan jembatan tertinggi tersebut percobaan bunuh diri.
Kini meski sudah dalam proses pemasangan railing namun rupanya tak mampu membendung aksi nekat warga untuk melakukan ulah pati.
Baca Juga: Jenazah WNA Australia Dipulangkan Tanpa Jantung, Keluarga Tuntut Keadilan
Informasi yang dihimpun, korban merupakan seorang pemuda berinisial PM, 24. Padahal, pemerintah tengah berupaya memasang railing yang menjulang tinggi di sepanjang sisi jembatan, guna mencegah tindakan serupa yang sebelumnya marak terjadi di tempat itu.
Namun, diduga korban melancarkan aksinya di celah jembatan yang belum terpasangi pagar bermaterial baja itu.
Tragedi ini awalnya diketahui setelah warga mencurigai adanya motor Yamaha Nmax warna hitam Nopol DK 3*17 FDU, yang terparkir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Sejak subuh motor tersebut terparkir di sana tetapi, orangnya tidak ada, sehingga warga curiga, mengingat kejadian-kejadian juga seperti itu," beber sumber. Setelah dicari-cari, ternyata ada tubuh korban di bawah.
Sehingga, diyakini pemuda ini ulah pati dengan terjun dari jembatan tertinggi di Bali ini. Aparat desa dan kepolisian yang menerima informasi peristiwa itu pun telah mendatangi lokasi.
Baca Juga: Polres Tabanan Tangkap 10 Tersangka Narkoba dalam Sebulan, Tiga Residivis Baru Bebas
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap pemuda yang disebut-sebut beralamat di Angantaka dan asli Karangasem itu sedang diupayakan. "Aparat saat ini sudah dapat menjangkau jenazah," tambahnya.
Masyarakat yang penasaran pun ramai-ramai datang, dan ada pula yang melakukan siaran langsung, sehingga tragedi itu menjadi viral di media sosial.
Dikonfirmasi mengenai kasus ulah pati dan identitas korban tersebut, Kapolsek Petang AKP Nyoman Arnaya pun membenarkan. "Ya benar, kami masih di TKP," tandasnya singkat. (ges)
Editor : Wiwin Meliana