Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Niat Tagih Hutang, Pria di Tabanan Ditebas Hingga Bersimbah Darah

Wiwin Meliana • Selasa, 30 September 2025 | 18:20 WIB

Ilustrasi penganiayaan yang dilakukan terhadap korban
Ilustrasi penganiayaan yang dilakukan terhadap korban

BALIEXPRESS.ID– Upaya damai seorang warga untuk menagih hutang justru berujung tragis.

 Seorang pria bernama I Made B alias I Made Lacong, warga Banjar Dinas Sinjuana Tengah, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, menjadi korban penganiayaan brutal pada Senin pagi (29/9/2025) sekitar pukul 09.45 WITA.

Baca Juga: Viral! Uya Kuya Kembali ke Rumah Pasca Dijarah, Anak Tak Kuasa Menahan Tangis

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban mendatangi pelaku, yang diketahui berasal dari wilayah Buleleng, untuk menagih hutang piutang pribadi.

 Namun, bukannya menyelesaikan secara baik-baik, pelaku justru diduga naik pitam dan melakukan penganiayaan terhadap korban.

Baca Juga: Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025

"Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam," ungkap salah satu saksi di lokasi kejadian.

Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung terkapar bersimbah darah di lokasi.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Baca Juga: Aksi Protes Wayan Setiawan di GWK Banjir Dukungan Netizen, Parkir Mobil Tepat di Pintu Masuk

Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan kini tengah memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

“Anggota sudah turun ke lapangan untuk penyelidikan. Korban saat ini masih dirawat karena luka akibat benda tajam di bagian kepala,” jelas Kompol Sukadana.

Polisi masih mendalami motif pasti di balik aksi kekerasan ini. Namun dugaan sementara mengarah pada perselisihan soal utang-piutang yang tidak terselesaikan dan memicu emosi pelaku.

Baca Juga: Ratusan Sekolah di Buleleng Terima Smartboard, Pendidikan Kian Digital dan Interaktif

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban dilaporkan masih dalam pengawasan tim medis.

Editor : Wiwin Meliana
#pria #penganiayaan #hutang #tabanan