BALIEXPRESS.ID-Duka mendalam menyelimuti keluarga Kadek Ayu Febri Aryanti (18), remaja asal Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan tragis di tanjakan Jembatan Panji menuju Desa Sambangan pada Selasa sore, 1 Oktober 2025.
Baca Juga: 136 Kasus HIV Baru Terdeteksi di Gianyar, Persentase 8 Bulan Samai Rekor Tertinggi 2021
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 17.30 WITA di Jalan Raya Sukasada–Sambangan, tepatnya di KM 4.900, wilayah Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Kadek Ayu saat itu tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat DK 5966 OR dari arah Panji menuju Sambangan.
Di depannya, sebuah mobil pikap Mitsubishi K 9042 HC yang mengangkut bahan mebel dan dikemudikan oleh Andi Cahyono (27), warga asal Jepara, Jawa Tengah, tiba-tiba tak kuat menanjak.
Mobil tersebut mundur dan terguling ke belakang, tepat menimpa sepeda motor yang dikendarai Kadek Ayu. Nyawa remaja berusia 18 tahun itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Baca Juga: Shopee dan Vidio Hadirkan Fitur Vidio Shopping, Cara Baru Belanja Praktis Sambil Nonton Tayangan
Kecelakaan ini tidak hanya menyisakan luka bagi masyarakat sekitar, tapi juga menyayat hati sang ayah, Kadek Tarmika.
Lewat akun media sosialnya, ia mengungkapkan kesedihan yang mendalam tanpa firasat apa pun sebelum kepergian sang putri.
“Sing ade firasat ape, kar mejalan malunan panake, mogi polih genah sane becik,” tulis Tarmika melalui akun @Tarmika Singaraja.
(Ungkapan itu dalam Bahasa Bali berarti: “Tidak ada firasat apa-apa, anakku pergi seperti biasa, semoga ia mendapat tempat yang baik di sisi-Nya.”)
Ungkapan haru itu langsung mengundang banjir ucapan duka dan doa dari warganet. Banyak yang turut merasakan kesedihan mendalam yang dirasakan keluarga korban, terutama sang ayah yang kehilangan anak perempuan satu-satunya.
Baca Juga: Tagihan Air Pelanggan di Rendang Membengkak, Petugas PDAM Karangasem Ketahuan Tak Baca Meteran
Sementara itu, menurut Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, sopir pikap selamat tanpa luka berarti. Namun, penumpang bernama Alfanni Bahar Yagi Syifa Dwi Pratama (22) mengalami luka lecet di kaki kanan dan telah dilarikan ke RS Karya Dharma Husada Singaraja.
“Kendaraan pikap mundur dan terguling ke belakang hingga menimpa sepeda motor korban. Akibatnya, pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian,” ungkap Iptu Yohana.
Polisi sudah mengamankan kendaraan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan olah TKP. Kepolisian juga mengimbau para pengendara, terutama kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi mesin dan rem sebelum melintasi jalur-jalur rawan seperti tanjakan Sambangan.
Kini, keluarga Kadek Ayu hanya bisa mengenang senyum terakhir gadis remaja itu yang dikenal ramah dan ceria. Kepergiannya meninggalkan duka yang tak terbayangkan terutama bagi sang ayah, yang masih berusaha menerima kenyataan pahit itu.
Editor : Wiwin Meliana