BALIEXPRESS.ID– Niat baik seorang dokter gigi muda untuk membantu masyarakat melalui program operasi dan perawatan gigi gratis di Denpasar justru berujung pahit.
Dalam sebuah unggahan di akun TikTok miliknya, @CistaDibya, ia menceritakan musibah yang dialaminya pada Selasa (30/9), ketika data penting dan buku kedokteran gigi miliknya raib digondol maling.
Baca Juga: Megahnya Penjor Berukuran Besar Beradu Sambut Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon di Kapal
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pemuda I No. 1-3, Denpasar, antara pukul 17.00 hingga 23.30 WITA.
Barang-barang penting yang hilang diduga dicuri dari dalam kendaraan yang diparkir di lokasi tersebut.
Terlihat dalam video yang dibagikan kaca mobil hitam miliknya pecah diduga sengaja dicongkel untuk mengambil barang-barang di dalamnya.
Dalam videonya, dokter gigi tersebut menyampaikan kekecewaannya karena pencurian ini tidak hanya merugikannya secara pribadi, tapi juga berdampak pada banyak orang yang seharusnya menerima manfaat dari program kemanusiaan tersebut.
“Bali sudah tidak aman… Lagi semangat-semangatnya jalanin program operasi & perawatan gratis kedokteran gigi untuk masyarakat, tiba-tiba kena musibah dan data-data pasien semuanya diambil. Akhirnya programnya nggak bisa dijalankan dan terhambat saat ini,” tulisnya dikutip pada Jumat (03/10/2025).
Baca Juga: Dukung Realisasi Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita Pemerintah, BRI Akselerasi Penyaluran KPR FLPP
Ia juga mengungkapkan bahwa barang yang dicuri mencakup seluruh data pasien dan buku-buku penting kedokteran gigi yang dibutuhkan untuk menjalankan program tersebut.
“Kalau kamu merugikan aku seorang aja aku nggak masalah, tapi saat ini kamu lagi ngerugiin banyak orang lain yang membutuhkan program perawatan gratis ini,” tambahnya.
Dalam unggahan itu, ia turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan barang berharga di kendaraan, meskipun merasa lokasi tersebut aman.
“Anggap saja Bali sudah tidak aman (dianggap saja yaa… Bali masih banyak daerah yang aman kok). Selalu jaga barang kalian yaa. Jangan ditinggal di mobil atau kendaraan kalian apapun itu, minimal sembunyikan barangnya,” imbaunya.
Meski mengaku bingung apakah perlu melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, dokter tersebut menyampaikan keresahannya soal penanganan kasus kehilangan di Bali.
Baca Juga: Ungkapan Haru Ayah Kadek Ayu Usai Putri Tercinta Tewas Tertimpa Pikap di Tanjakan Sambangan
“Kehilangan HP, motor, mobil, uang miliaran aja katanya nggak diurus… apalagi sebuah tas berisi buku dan data pasien?” ungkapnya dengan nada kecewa.
Terlepas dari kejadian ini, sang dokter mencoba mengambil hikmah dan tetap optimis bahwa akan ada jalan keluar terbaik dari Tuhan.
“Semoga ada hal baik yang datang dari kejadian hari ini. Rencana Tuhan benar-benar tidak tertebak dan pasti akan diberikan jalan terbaik untuk kita. God bless you all,” tutupnya dalam unggahan tersebut.
Belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib mengenai kejadian ini. Sementara itu, warganet memberikan dukungan moral dan menyayangkan aksi pencurian yang telah menghambat program sosial yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat luas.
Editor : Wiwin Meliana