BALI EXPRESS – Dunia politik Bali kehilangan salah satu sosoknya. Anggota DPRD Bali Jro Nyoman Ray Yusha, meningal dunia pada Sabtu (5/10/2025).
Ray Yusha yang lolos menjadi wakil rakyat dari dapil Buleleng ini menghembuskan napas terakhir di usia 75 tahun.
Kondisi kesehatan pilitikus senior itu dikabarkan menurun sejak awal Oktober lalu.
Semula ia masih sempat mengikuti agenda dewan, bahkan hadir dalam rapat Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP).
Namun, pada Rabu (1/10/2025) kesehatannya mendadak drop setelah mengeluh kelelahan.
Dari hasil pemeriksaan medis, ia mengalami luka pada lambung sehingga harus menjalani rawat inap.
Meski mendapat perawatan intensif, nyawa politikus Partai Gerindra itu tak tertolong.
Ray Yusha menghembuskan napas terakhir di RSUP Prof. Ngoerah (Sanglah) Denpasar, Sabtu sekitar pukul 16.30 Wita.
Ketua DPC Gerindra Buleleng, Gede Harja Astawa, mengaku terkejut mendengar kabar duka tersebut.
“Saya kaget juga. Karena tadi saya dapat info pas sedang reses di Busungbiu," ujar Harja.
Harja mengatakan, Jro Ray Yusha masih lantang bersuara dalam rapat dewan pekan lalu.
Harja bahkan sempat berdiskusi langsung dengan almarhum pada Senin (29/9/2025) mengenai persoalan tata ruang dan perizinan.
Di mata Harja, Ray Yusha sebagai sosok yang ulet. “Beliau itu semangat, ulet, dan selalu turun ke lapangan untuk memastikan dan menyelesaikan setiap persoalan yang menjadi aspirasi masyarakat,” tegasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan