Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Akhirnya Mulus! Jalan Pulau Timor di Banyuning Sudah Dihotmix

Dian Suryantini • Senin, 6 Oktober 2025 | 23:48 WIB

Jalan Pulau Tiomor di Desa Padangkeling sudah dihotmix.
Jalan Pulau Tiomor di Desa Padangkeling sudah dihotmix.
 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Setelah lebih dari tiga dekade menunggu, warga Lingkungan Padang Keling, Kelurahan Banyuning, akhirnya bisa bernapas lega. Ruas Jalan Pulau Timor a dikenal juga dengan nama jalan Subak Anyar Padangkeling. Dulunya hanya berupa tanah berbatu dan becek ketika hujan, kini telah berubah menjadi jalan beraspal hotmix yang mulus dan kokoh.

Jalan Pulau Timor membentang sepanjang 880 meter dengan lebar 3 meter, menghubungkan kawasan Padang Keling dengan wilayah sekitar seperti Banyuning dan Petandakan. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan ini menjadi keluhan warga. Setiap musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Kini, dengan aspal hotmix yang rapi dan kuat, warga merasa lega sekaligus bangga.

“Dulu, kalau hujan sedikit saja, jalan ini becek dan licin. Sekarang sudah halus dan bisa dilewati dengan nyaman,” ujar Gede Purnayasa, Kelian Desa Adat Padang Keling, Senin (6/10).

Ia menyebut pembangunan jalan ini bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga mempermudah mobilitas warga menuju pusat kota dan desa-desa sekitar.

Proyek peningkatan jalan ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng, dan telah diserahterimakan pada 24 September 2025.

Baca Juga: Singaraja dan Warisan Sastra: Dari Lontar, Media Kolonial, hingga Festival Puisi

Kepala Dinas PUTR, I Putu Adiptha Eka Putra, menjelaskan bahwa pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat akses infrastruktur antarwilayah di Buleleng.

“Sekarang mobil bisa masuk dengan mudah. Distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat juga jadi lebih lancar,” jelasnya.

Selain memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga, keberadaan jalan beraspal ini juga membuka peluang ekonomi baru. Akses menuju lahan pertanian, pasar, dan kawasan permukiman kini lebih mudah dijangkau. Tak sedikit warga yang mulai berencana membuka usaha kecil di sepanjang jalan baru tersebut.

Meski begitu, pemerintah daerah tetap mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang sudah dibangun.

“Kalau kita jaga bersama, manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu lama. Ini hasil perjuangan panjang, jadi mari kita rawat,” katanya singkat. (dhi)

 

Editor : Dian Suryantini
#pulau timor #jalan #Subak #Banyuning #buleleng