Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kebakaran Hanguskan Rumah Suardana di Angseri Tabanan, Warga Dengar Suara Ledakan

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 9 Oktober 2025 | 14:32 WIB
Kebakaran akibat korsleting listrik menghanguskan rumah petani terjadi di Desa Angseri, Tabanan, Rabu (8/10/2025).
Kebakaran akibat korsleting listrik menghanguskan rumah petani terjadi di Desa Angseri, Tabanan, Rabu (8/10/2025).

BALIEXPRESS.ID- Rumah Wayan Suardana,74, di Banjar Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, ludes terbakar pada Rabu (8/10/2025) pagi.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata, menjelaskan peristiwa kebakaran ini diduga terjadi karena korsleting arus listrik dari sambungan kabel di rumah kamar korban.

“Saat kejadian, pemilik rumah sedang menghadiri upacara kremasi salah seorang tetangganya di krematorium Desa Bedha, Tabanan dan rumah korban dalam keadaan kosong,” jelas Iptu Berata.

Dari keterangan saksi, dilanjutkan Berata, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 Wita, ketika dua saksi yang juga sepupu korban, I Wayan Wenten dan Ni Nyoman Nesri, mendengar suara ledakan kecil dari arah rumah korban.

Awalnya kedua saudara ini mengira suara tersebut hanya ledakan biasa, namun tidak lama kemudian terdengar suara seperti benda terbakar.

Saat melihat ke arah rumah, keduanya melihat kobaran api sudah membesar di kamar korban.

Melihat kejadian itu, saksi bergegas meminta bantuan warga sekitar.

Bertepatan dengan adanya acara pernikahan di lingkungan tersebut, warga segera berdatangan membantu memadamkan api secara gotong royong.

Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Tabanan tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 Wita dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 10.00 Wita.

“Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di kamar korban yang masih tersambung pada stop kontak menggunakan kabel roll. Saat meninggalkan rumah sekitar pukul 06.30 Wita, korban lupa mencabut colokan televisi yang masih terpasang,” terang Berata.

Berata memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan isinya dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, identifikasi, dan pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Sementara, korban telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan dituangkan dalam surat pernyataan,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kebakaran rumah #kebakaran #tabanan