Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pendapatan Pajak Meningkat, Alih Fungsi Lahan di Badung Melonjak Drastis

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 03:28 WIB
BERUBAH : Situasi Jalan Shortcut Canggu, Desa Tibubeneng yang berubah dari sawah produktif.
BERUBAH : Situasi Jalan Shortcut Canggu, Desa Tibubeneng yang berubah dari sawah produktif.

BALIEXPRESS.ID - Di tengah meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, ternyata alih fungsi lahan pun meningkat.

Berdasarkan data yang didapat pada September 2024 realisasi mencapai Rp 4,6 triliun lebih, sedangkan pada September 2025 realisasi meningkat mencapai Rp 5,1 triliun. Hanya saja pada tahun 2024 di masa kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa alih fungsi lahan mencapai 348 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Badung I Wayan Wijana saat dikonfirmasi pun tidak menampik hal tersebut. Pihaknya mengakui jika dilihat dari data statistik jumlah alih fungsi lahan semakin meningkat. “Kalau dilihat dari data statistik jumlah alih fungsi lahan meningkat drastis,” ujar Wijana, Jumat (10/10/2025). 

Pihaknya menyebutkan, berdasarkan data statistik pertanian pada tahun 2020 alih fungsi lahan dibadung sebanyak 26,03 hektare. Kemudian di tahun 2021 pun meningkat mencapai 72,71 hektare. Selanjutnya pada tahun 2022 kembali mengalami peningkatan alih fungsi lahan mencapai 142 hektare. “Untuk tahun 2023 jumlahnya kembali bertambah yakni mencapai 173,33 hektare,” ungkapnya.

Wijana juga mengakui alih fungsi lahan di Badung kian mengalami meningkatpada tahun 2024. Peningkatan alih fungsi lahan pun meningkat mencapai 348 hektare. “Jadi tahun 2024 paling luas mencapai 248 hektar,” ucapnya.

Disisi lain dengan meningkatnya alih fungsi lahan, Kepala Bapenda Badung Ni Putu Sukarini mengalui pendapatan Badung naik mencapai 10 persen dari periode yang sama yakni September 2024 hingga 2025.

"Langkah ini memungkinkan kami untuk mengidentifikasi dan memaksimalkan setiap potensi pendapatan yang ada secara masif di seluruh wilayah Kabupaten Badung," ungkap Sukarini.

Berdasarkan data September 2024 realisasi mencapai Rp 4,6 triliun lebih, sedangkan pada September 2025 realisasi meningkat mencapai Rp 5,1 triliun lebih.

"Astungkara, kerja keras dan dedikasi seluruh tim Bapenda Badung dan dibantu oleh seluruh pemangku kepentingan telah membuahkan hasil yang positif. Per September 2025, realisasi Pajak kami sudah lebih tinggi 10 persendibandingkan September 2024. Ini membuktikan bahwa strategi yang kami jalankan tepat sasaran,” paparnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#lahan #Alih Fungsi #pajak #pad #meningkat #badung