Penekun Yoga, Gede Agus Jaya Negara mengatakan yoga yang paling banyak dipraktikkan saat ini adalah Hatha Yoga. Dimana yoga ini menggunakan teknik asanas (postur), pranayama (pernapasan), badha (kuncian), mudra (gestur) serta relaksasi yang mendalam.
Berbagai macam gerakan yang disertai dengan pernapasan yang benar maka hal ini dapat berguna untuk meningkatkan kekuatan dan kelenturan tubuh.
Termasuk memberikan energi yang positif bagi tubuh. Gerakan asana yoga berfokus pada peregangan bagian tubuh dan membantu melancarkan aliran darah serta stimulasi kelenjar hormonal di dalam tubuh.
Menurutnya, hal terpenting dalam melakukan yoga asana adalah bermanfaat untuk menguatkan serta memurnikan saraf, terutama di daerah tulang punggung yang berhubungan langsung dengan kalan prana pada shushumna nadi dalam tubuh astral manusia. Peningkatan energi prana akan membant peningkatan potensi spiritual.
Pria yang juga dosen Yoga IAHN Mpu Kuturan ini menyebut, dalam berlatih yoga sebaiknnya dilakukan secara teratur. Sehingga akan dapat meningkatkan kesehatan dan tercipta adanya ketenangan dalam pikiran serta emosi.
“Semua gerakan yoga asana dirancang untuk memaksimalkan vitalitas dan kemdaan, meredakan kecemasan, meningkatkan kosentrasi, menyeimbangkan emosi serta meningkatkan spiritual,” jelasnya.
Baca Juga: Pertikaian Maut di Songan Kintamani, Dua Nyawa Melayang, Tiga Orang Diamankan Polres Bangli
Gerakan-gerakan yoga asanas dalam meningkatkan kecerdasan spiritual pada anak usia dini adalah gerakan-gerakan yang lebih ringan dan menyenangkan.
Saat melakukan yoga asana sebaiknya menggunakan kaos berwarna putih dimana bertujuan mengisyaratkan jiwa dan hati yang bersih sehingga akan berdampak pada spiritualitas anak-anak.
“Agar pelaksanaan yoga berjalan dengan baik maka sebaiknya tidak makan pagi sebelum melakukan yoga atau perut dalam keadaan kosong dengan tujuan tidak terjadi kram pada perut,” imbuhnya.
Untuk mengawali kegiatan yoga asanas terlebih dahulu dengan doa Gayatri Mantram. “Om Om Om bhur bhuvah svah, tat savitur varenyam, bhargo devasya dhimahi, dhiyo yo nah pracodayat, Om Santih, Santih, Santih Om. Tujuannya agar anak terbiasa untuk berkomunikasi dengan Tuhan serta memohon agar dalam melakukan kegiatan yoga ini akan diberikan kesehatan.
Langkah selanjutnya, anak-anak diajak untuk mendengarkan cerita atau dongeng. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa gerakan yoga asanas dasar yang perlu dilakukan oleh anak-anak dalam mengoptimalkan kecerdasan spiritual.
Ada sejumlah gerakan yang dipraktekkan dalam yoga asanas ini. Pertama gerakan Padmasana merupakan dengan posisi anak duduk, dengan kedua kaki diluruskan ke depan. Kemudian letakkan kaki kanan di atas paha kiri dan kaki kiri di atas paha kanan. Kedua tangan ditempatkan di atas lutut.
Gerakan selanjutnya adalah Swastikasana merupakan gerakan dimana anak duduk dengan posisi kakai lurus ke depan kemudian lipat kaki dan taruh dipaha kanan. Bengkokkan kaki kanan dan dorong telapak kaki antara paha dengan betis.
Sedangkan gerakan Tadasana adalah posisi anak berdiri tegak lurus, kemudian kedua tangan diangkat keatas dan kedua telapan tangan ditempel. Kemudian gerakan Pascimottanasana dilakukan dengan posisi anak berdiri kedua kaki lurus, kemudian punggung dibungkukkan dan kedua tangan menyentuh ujung jari kaki.
Gerakan Uttanpadasana dilakukan dengan posisi anak berbaring dengan punggung menempel dilantai, kedua tangan lurus di samping, kemudian kedua kaki lurus diangkat ke atas dengan posisi sekitar 40 cm.
Salabhasana adalah gerakan dimana posisi anak berbaring dengan posisi perut menempel di matras. Kedua tangan di sisi badan terlentang dan terletak di bawah perut, kemudian kaki lurus dan angkat ke atas sekitar 40 cm.
Bhujanggasana adalah gerakan anak berbaring dengan posisi perut menempel di matras, kemudian letakkan telapan tangan dibawah bahu dan siku, posisi lurus. Angkat kepala dan tubuh ke atas perlahan seperti kobra, bengkokkan tulang punggung ke atas.
“Gerakan terakhir adalah Savasana. Posisi dimana anak tidur terlentang, tangan lurus di samping badan, luruskan kaki dan tumit berdekatan, tutup mata kemudian bernafas secara perlahan-lahan serta rilekskan badan,” paparnya.
Kegiatan yoga diatas memang relatif sederhana. Dimana, gerakan yoga yang dilakukan oleh anak tidak seberat yang dilakukan oleh orang dewasa serta waktu pelaksanaannya tidak terlalu lama kira-kira 1 jam. Tujuannya agar anak tidak cepat bosan, sehingga anak lebih bersemangat dan senang melakukan yoga.
Dikatakan Gede Agus Jaya Negara, Yoga asanas memiliki banyak manfaat. Diantaranya menjadikan tubuh sehat, adanya stabilitas emosi serta jiwa menjadi tenang. Yoga mampu melatih anak mengenal diri dan kebutuhannya sekaligus mngendalikan emosi.
“Dalam melakukan yoga ini perlu adanya kedisiplinan dan ketekunan, apabila yoga hanya dilaksanakan pada saat-saat tertentu manfaatnya kurang maksimal, sehingga perlu dilakukan secara rutin,” katanta.
Berdasarkan berbagai hasil riset, yoga memberikan input yang positif dengan menyeimbangkan otak kanam dan kiri serta hal ini akan mempengarhui mood dan emosi menjadi positif. Apabila melakukan yoga secara rutin dan konstinue maka tubuh akan menjadi sehat, segar bersemangat dan berpikir lebih tenang.
Baca Juga: Jika Tuntutan Tidak Dipenuhi, Warga Ungasan Sepakat Blokir Pintu Masuk GWK
Tentu saja, hal ini akan memberikan dampak hati lebih menjadi baik dan senang sehingga kita akan terbiasa untuk melakukan hal positif dan baik.
“Pelaksanaan yoga yang dilakukan anak-anak ini dapat mengembangkan kecerdasan spiritual, dimana anak-anak diajak untuk berdoa, mendengarkan cerita, kemudian melakukan yoga asanas,” sebutnya.
Bukan tanpa alasan, mengapa yoga bisa memberikan kecerdasan spiritual. Pasalnya, anak-anak sebelum melakukan kegiatan yoga asanas ini diawali terlebih dahulu dengan mengucapkan doa Gayatri Mantram.
Dimana doa ini untuk memohon kepada Tuhan agar membangkitkan semangat dan kecerdasan, serta terbebaskan dari berbagai hal yang sifatnya negatif. Anak-anak diajarkan untuk mengucapkan Mantra Gayatri dengqn benar, jelas dan tidak tergesa-gesa.
Setelah selesai mengucapkan mantra Gayatri maka anak-anak harus mengucapkan Om Santih, Santih, Santih Om.
Harapannya agar diberikan kedamaian batin pada badan, pikiran dan jiwa. Sedangkan dampak anak-anak diberikan cerita atau dongeng sebelum melakukan kegiatan inti yoga, agar anak-anak tidak ada rasa ketakutan dan bosan.
Baca Juga: Tagar Kluivert dan Erick Thohir Out Menggema, Publik Murka Usai Timnas Gagal ke Piala Dunia 2026
Dengan memberikan dongeng sebelum melakukan yoga dapat mengasah daya imajinasi dan kreatifitas anak. Dalam memilih cerita atau dongeng ini harus tepat dan sesuai dengan bahasa anak. Dengan melakukan dua kegiatan ini maka kecerdasan spiritual anak akan lebih meningkat.
Manfaat dalam melakukan gerakan yoga pada anak diyakini akan lebih fokus dalam mengikuti pembelajaran.
Selain itu anak akan lebih berkonsentrasi pada hal-hal yang positif, sehingga akan membuat anak lebih gembira serta senang dalam menerima pembelajaran, karena melupakan masalah-masalah yang membebani pikirannya.
Dengan demikian yoga akan menjadikan anak untuk mengerti tentang dirinya sendiri, anak akan mengetahui apakah yang dilakukan itu salah atau benar. Latihan yoga dapat memberikan pengaruh positif terhadap jasmani dan rohani.
“Dimana dengan pembelajaran yoga, anak-anak secara bertahap dapat menjaga pikiran dan tubuh dalam keseimbangan yang tenang. Latihan-latihan asanas ini dapat membangun rasa percaya diri pada anak, mengatasi stress pada anak, serta menambah kekuatan pikiran,” pungkasnya. (dik)
Editor : I Putu Mardika