BALIEXPRESS.ID – Insiden hilangnya Adipati Yuri, kreator konten eksplorasi mistis yang dikenal luas di TikTok, saat melakukan live penelusuran di Goa Lembah Hitam, Gianyar, Sabtu (12/10/2025) malam, menyita perhatian warganet di seluruh Indonesia.
Dalam siaran langsung yang disaksikan ribuan penonton, Yuri tampak menjelajah lorong gelap goa yang dikenal angker oleh masyarakat lokal.
Baca Juga: Denpasar Jadi Tuan Rumah Mayor Welcoming Dinner Indonesia Tourism Marketing Week Pertama
Namun secara tiba-tiba, tayangan live terputus setelah terdengar suara teriakan dan visual berubah menjadi gelap.
Peristiwa yang semula dianggap bagian dari “konten seram” itu berubah menjadi nyata saat Yuri tidak bisa dihubungi hingga berjam-jam kemudian.
Rekan-rekan dan warga setempat yang ikut membantu pencarian akhirnya menemukan Yuri dalam kondisi lemas dan tak sadarkan diri, tergeletak di semak dekat mulut goa.
“Badannya penuh lumpur dan ranting. Untung tidak ada luka serius,” ujar seorang warga yang turut dalam evakuasi.
Yuri kemudian dievakuasi dan mendapat pertolongan medis. Meski belum bisa memberikan keterangan, kondisinya dilaporkan stabil.
Di balik sosoknya yang berani dan nyentrik, Adipati Yuri memiliki latar belakang sebagai mantan artis tato sebelum beralih menjadi kreator konten penuh waktu.
Ia dikenal lewat eksplorasi tempat-tempat mistis, bersejarah, dan sering kali dianggap angker.
Konsistensinya menelusuri lokasi sakral di Bali dan daerah lainnya membuat namanya melejit di media sosial.
Baca Juga: Demi Gaya Hidup, Manajer Accounting ini Bikin Mall Besar di Denpasar Merugi Rp 661 Juta
Tak hanya mengandalkan suasana horor, Yuri juga dikenal berbagi kisah spiritual dan pengalaman metafisik selama penelusuran.
Salah satu momen paling viral dari Adipati Yuri adalah saat ia tampil bersama aktris dan YouTuber kondang Sara Wijayanto, dalam sebuah event Halloween yang digelar TikTok Live Indonesia.
Interaksi mereka dalam mengeksplorasi ruang angker membuat namanya semakin dikenal publik.
Hingga kini, akun TikTok miliknya telah mengumpulkan lebih dari 1,5 juta pengikut, sementara di Instagram ia memiliki lebih dari 93 ribu follower. Setiap live-nya mampu menarik ribuan penonton dalam hitungan menit, menjadikannya salah satu kreator horor terpopuler di Indonesia.
Peristiwa hilangnya Yuri kembali memunculkan perdebatan lama: antara konten eksplorasi horor sebagai hiburan atau bentuk tantangan terhadap tempat sakral.
Editor : Wiwin Meliana