Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

SMA Negeri 4 Denpasar Raih Empat Medali di OSN 2025, Bukti Konsistensi Pembinaan dan Semangat Siswa

Rika Riyanti • Senin, 13 Oktober 2025 | 20:10 WIB

OLIMPIADE: Para siswa yang mengikuti olimpiade bersama dengan guru dan Kepala SMAN 4 Denpasar
OLIMPIADE: Para siswa yang mengikuti olimpiade bersama dengan guru dan Kepala SMAN 4 Denpasar

 

 

BALIEXPRESS.ID – Siswa SMA Negeri 4 Denpasar atau yang dikenal dengan nama Foursma, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

Dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional jenjang SMA/MA tahun 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 6–12 Oktober 2025, tim SMAN 4 Denpasar berhasil membawa pulang empat medali: dua perak dan dua perunggu.

Empat medali tersebut diraih dari berbagai bidang lomba, yaitu perak dari mata pelajaran kimia dan ekonomi, serta perunggu dari fisika dan ekonomi.

Selain itu, dua siswa lainnya juga memperoleh honorable mention di bidang kimia dan informatika.

Baca Juga: Pemprov Bali Tegaskan: Pemanfaatan Hutan Lindung Harus Sesuai Aturan dan Prinsip Kelestarian

Kepala SMAN 4 Denpasar, I Made Sudana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut.

Ia mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari guru pembina, siswa, hingga dukungan orang tua dan pemerintah.

“Kami sangat bersyukur dengan capaian ini. Walaupun belum meraih medali emas, empat medali yang diperoleh sudah mewakili seluruh provinsi dan membuktikan semangat anak-anak kami. Keberhasilan ini bukan puncak, tetapi awal dari langkah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas prestasi ke depan,” ujar Sudana, saat diwawancara Senin (13/10).

Ia menjelaskan, persiapan menuju OSN Nasional sudah dimulai sejak berakhirnya OSN 2024.

Baca Juga: TRAGIS! Geng Motor Tabrak Mobil Boks, Satu Orang Meninggal, Polisi Temukan Busur dan Panah

Evaluasi dari hasil tahun lalu langsung ditindaklanjuti dengan latihan rutin.

“Begitu selesai OSN 2024, hasilnya kan cukup mengecewakan. Kami langsung tancap gas latihan. Dari sembilan mata pelajaran yang diikuti, awalnya ada 45 siswa. Lolos di tingkat Kota Denpasar 19 orang, lanjut ke provinsi jadi 8, lalu semifinal tersisa 7 orang. Itu sudah menjadi kontingen terbanyak dari Bali,” paparnya.

Guru pembina OSN, Angela Gusti Ayugita Sukmadewi, menjelaskan bahwa proses penyaringan dilakukan secara berjenjang mulai dari klub mata pelajaran di sekolah.

“Di tiap klub kami seleksi jadi lima orang sesuai ketentuan. Pembinaan sudah dimulai sejak November hingga Desember 2024 untuk persiapan OSK. Setelah itu lanjut ke OSP, semifinal, hingga final. Latihan dilakukan dari pagi sampai sore agar malamnya siswa bisa istirahat,” jelasnya.

Menurut Angela, intensitas pembinaan yang tinggi dan dukungan dari provinsi melalui pelatihan daerah (platda) turut berperan besar.

“Kami juga mendapat pelatihan dari provinsi seminggu sebelum kegiatan berlangsung. Hasilnya dua perak dan dua perunggu, plus dua honorable mention,” tambahnya.

Baca Juga: Denpasar Jadi Tuan Rumah Mayor Welcoming Dinner Indonesia Tourism Marketing Week Pertama

Salah satu peraih medali perunggu bidang fisika, I Made Raka Baskara Paramarta, 16, mengaku bangga bisa membawa nama sekolah ke tingkat nasional.

“Persiapannya sudah dari awal masuk SMA. Tahun ini eksperimennya agak beda, cuma analisis data tentang medan magnet bumi. Rasanya senang dan bersyukur banget bisa dapat perunggu. Tahun depan rencananya mau ikut lagi,” ujarnya yang kini duduk di kelas XI dan bercita-cita kuliah di ITB.

Sementara itu, Komang Bramantia Putra Wirawan (17), peraih medali perak bidang kimia, mengaku perjuangannya tidak mudah setelah tiga kali mengikuti OSN.

“Udah pasti senang ya, walaupun belum sesuai target sekolah yang berharap emas. Tapi perak ini tetap membanggakan. Mungkin generasi berikutnya bisa lebih bagus, kami yang kasih pengalaman buat mereka,” ucap siswa kelas XII itu.

Baca Juga: Gagal Damai Sejak 2019, Gede Pasek Suardika Ungkap Alasan Laporkan Kakak Kandung Soal Warisan

Sudana menegaskan bahwa keberhasilan ini akan dijadikan momentum untuk memperkuat program pembinaan OSN di SMAN 4 Denpasar.

“Ini menjadi tantangan agar kami menyiapkan program-program OSN yang lebih terkini supaya bisa berlanjut sampai tingkat internasional. Kami ingin prestasi ini menjadi budaya di sekolah,” katanya.

Ajang OSN Nasional 2025 di Malang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia melalui proses seleksi berlapis mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

SMAN 4 Denpasar menjadi salah satu sekolah dengan jumlah finalis terbanyak dari Bali, sekaligus menegaskan posisi sekolah ini sebagai salah satu pusat unggulan bidang sains di Pulau Dewata.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #olimpiade #Foursma #universitas negeri malang