Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Belanja Es Nutrisari, Karyawan Toko Bangunan Malah Curi Uang Pedagang di Bangli

I Made Mertawan • Senin, 20 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Pelaku pencurian uang saat diperiksa di Polsek Bangli, Minggu (19/10/2025).
Pelaku pencurian uang saat diperiksa di Polsek Bangli, Minggu (19/10/2025).

BALIEXPRESS.ID – Ni Ketut Muliadi,48, seorang pedagang di Jalan Sugriwa, wilayah LC Uma Bukal, Bangli, menjadi korban pencurian pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.

Uang di dompetnya yang semula berisi Rp1 juta, hanya tersisa Rp200 ribu.

Belakangan, pelaku diketahui bernama Dimas Wandi,50, yang sempat berbelanja di warung korban.

Informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Pos Group), peristiwa itu berawal ketika Dimas datang ke warung korban untuk membeli es Nutrisari.

Namun karena airnya habis, korban pergi ke belakang warung sekitar dua menit untuk mengambil air.

Saat kembali, ia pun tidak menaruh curiga pada pelaku yang ternyata telah mengambil uang dari dompetnya. “Saat dia belanja, saya tidak ada curiga,” ujar Muliadi.

Korban mulai curiga setelah pelaku pergi dan melihat posisi dompet di atas meja sudah bergeser.

Setelah dicek, uang di dalamnya hanya tersisa Rp200 ribu. Ia pun panik dan langsung menarik perhatian warga sekitar.

Dari penelusuran, diketahui bahwa pelaku sebelumnya sempat menurunkan material koral di dekat warung sebelum berbelanja.

Pelaku merupakan karyawan di sebuah toko bangunan dekat LC Uma Bukal. Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangli.

Tak lama setelah laporan diterima, polisi berhasil mengamankan Dimas di tempat kerjanya.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Dimas mengaku awalnya tidak berniat mencuri, namun karena melihat kesempatan, ia langsung mengambil uang dari dompet korban tanpa menghitung jumlahnya.

Kapolsek Bangli Kompol Dewa Made Suryatmaja membenarkan kejadian tersebut.

Suryatmaja juga menegaskan bahwa pelaku asal Pekalongan, Jawa Tengah itu sudah diamankan. “Saat ini kasusnya masih didalami,” ujar Suryatmaja. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#pencurian #pekalongan #bangli