Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tarung Sengit Pemancing di Lepang, Lele 'Master' Belum Tertaklukkan di Lomba Mancing Exspress

I Wayan Ananda Mustika Putra • Minggu, 26 Oktober 2025 | 17:35 WIB
Pelepas ikan melompat yang memulai sengitnya Lomba Mancing Express, di Kolam Pancing Nirmala, Desa Adat Lepang, Klungkung, Minggu (26/10). (Bali Express/Wayan Ananda Mustika)
Pelepas ikan melompat yang memulai sengitnya Lomba Mancing Express, di Kolam Pancing Nirmala, Desa Adat Lepang, Klungkung, Minggu (26/10). (Bali Express/Wayan Ananda Mustika)

BALIEXPRESS.ID – Lomba Mancing Express digelar di Kolam Pancing Nirmala, Desa Adat Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Minggu (26/10).

Lomba Mancing Express ini diselenggarakan oleh Bali Express Jawapos Grup dan Jembrana Express, berkolaborasi dengan Kodim 1610/Klungkung.

Lomba yang mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Klungkung I Wayan Regeg serta Konveksi Bali Dwipa Pesona Lepang, itu menjadi ajang pertarungan sengit bagi puluhan pemancing yang mengandalkan kesabaran ekstrem dan sedikit keberuntungan untuk meraih kemenangan.

Panitia pun menerapkan aturan yang sangat ketat, terutama pada kategori ikan dengan berat besar.

Peserta dilarang untuk berpindah lapak atau menggunakan alat lain untuk mengangkat ikan.

Semua demi menjaga sportivitas dan memastikan tantangan memancing tetap murni.

Pada sesi pembuka, sembilan ekor ikan "master" dengan total berat mencapai 40 kilogram telah dilepas ke dalam kolam.

Ikan-ikan besar ini menjadi incaran utama para pemancing, namun mereka harus berhadapan dengan tantangan yang tidak mudah.

Meski umpan sudah ditebar dan berbagai teknik terbaik telah dicoba, hingga pukul 09.30 WITA, belum ada satu pun ikan master yang berhasil terangkat.

Ikan-ikan besar itu seolah menghilang ke dasar kolam, meninggalkan para pemancing dalam kebingungan.

Situasi semakin tegang saat jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WITA, namun ikan master masih tetap tak dapat dijinakkan.

Para pemancing bertarung sengit melawan waktu dan keberuntungan, sementara rasa frustrasi dan harapan bercampur aduk di udara.

Demi memberi kesempatan lebih bagi peserta untuk menaklukkan ikan-ikan "bandel" tersebut, panitia akhirnya memutuskan untuk memberikan tambahan waktu 30 menit.

Namun, meskipun waktu tambahan sudah diberikan, ikan-ikan master masih belum berhasil didaratkan. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#Lomba Mancing Express #klungkung #lepang