BALIEXPRESS.ID - Kasus asusila oknum guru ekstrakurikuler (ekskul) Pramuka di salah satu sekolah swasta di Tabanan yang gemar mengirim video asusila kepada muridnya terus berlanju, terbaru oknum guru ini resmi dipolisikan.
Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP I Made Teddy Satria Permana, ketika dikonfirmasi Minggu (26/10), membenarkan jika kasus tindakan asusila yang dilakukan oknum guru tersebut sudah dilapokan ke Polres Tabanan awal pekan lalu.
“Kasus tersebut sudah dilaporkan, laporannya sudah kami terima pada hari Senin, 20 Oktober lalu. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Dijelaskan AKP. Teddy, laporan terhadapoknum guru ekskul ini dilakukan oleh tiga orang murid yang merupakan penerima video dan foto asusila. Namun demikian meski laporan yang dilakukan oleh tiga orang, namun diakui Teddy laporan yang masuk menjadi satu berkas.
Untuk saat ini, proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi. Pihaknya juga sedang memastikan barang bukti yang terkait dengan kasus ini.
“Kami melakukan penelusuran terhadap barang bukti, terutama video yang dikirimkan oknum guru tersebut kepada beberapa murid ini. Ini kami lakukan karena video itu dikirimkan melalui chat WhatsApp yang sekali lihat,” ungkap Teddy.
Terkait status dari oknum guru ekskul tersebut, dikatakan teddy sampai saat ini masih berstatus sebagai terlapor. Pihaknya juga belum melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru itu.
Hal ini dilakukan karena pihaknya masih focus pada ketrangan saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Namun demikian, AKP. Teddy tidak merincikan jumlah saksi yang sudah diminta keterangannya terkait kasus ini.
“Kami masih foukus pada keterangan saksi, terutama untuk murid yang menjadi korbannya karena terkendala waktu, karena mereka masih sekolah sehingga tidak bisa hadir saat kami mintai keterangan,” tambahnya.
Baca Juga: Dominasi Tak Berbuah Gol, Bali United Berbagi Poin dengan Persita di Stadion Dipta
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dunia Pendidikan di kabupaten Tabanan kembali heboh dengan kasus asusila, beritanya viral di beberapa platform media sosial tentang seorang guru ekskul yang mengajar di dua sekolah swasta di Kabupaten Tabanan mengirimi muridnya viceo asusila.
Kasus ini membuat Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka dan Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan angkat bicara. Disdik Tabanan sampai melakukan dua kali penelusuran di sekolah tempat oknum guru itu mengajar program ekstrakurikuler hingga akhirnya Disdik Tabanan memberhentikan oknum guru tersebut dan melaporkannya ke polisi. (*)