BALIEXPRESS.ID - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kota Mangupura, Pemkab Badung menggandeng berbagai pihak eksternal untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertema "Rumaketing Taksuning Bhuana", yang bermakna Satukan semua potensi untuk membangun Badung.
Salah satu wujud nyata dari kolaborasi tersebut adalah penggantian tradisi ucapan menggunakan bunga papan beralih ke ucapan dengan sarana bibit pohon.
Melalui semangat Rumaketing Taksuning Bhuana, Pemkab Badung mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas untuk menanam, merawat, dan menjaga alam, serta secara bertahap meninggalkan kebiasaan menggunakan bahan berbahaya bagi lingkungan.
Baca Juga: Selundupkan 1 Kg Sabu di Celana Dalam, Ibu Hamil Asal Afrika Dituntut 11 Tahun Penjara di Bali
Inisiatif yang digagas oleh Bupati Badung ini menjadi simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Badung.
Langkah ini juga menjadi jawaban atas isu lingkungan yang saat ini dihadapi bersama.
Terutama meningkatnya volume sampah serta maraknya penggunaan bahan sekali pakai seperti sterofoam dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Baca Juga: Jimbaran Hijau Mengedepankan Gerakan Cultural Integrity dan Authentic Community di Ideafest 2025
Melalui momentum HUT Mangupura ke-16, Pemkab Badung menegaskan komitmennya untuk mengurangi penggunaan material sekali pakai dan menggantinya dengan inisiatif hijau yang berkelanjutan.
Adapun tematik pohon yang dihimbau seperti Pohon Badung, Pohon tabebuia, Pohon tanjung, Pohon Ketapang kencana, Pohon Pule, Pohon Trembesi, Pohon Bodhi/ Ancak dan Pohon bougenville.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Badung, Made Surya Dharma menyampaikan, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi simbol pertumbuhan pembangunan daerah, tetapi juga kesadaran ekologis masyarakat.
“Momen ulang tahun Kota Mangupura yang ke-16 ini, kami ingin menanamkan kesadaran bersama bahwa kita harus mencintai lingkungan. Maka dari itu kita menghibau para stake holder untuk beralih dari ucapan bunga papan menjadi bibit tanaman,” ujar Surya Dharma, seizin
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Selasa (4/11).
Surya Dharma menambahkan, Pemkab Badung terus mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan dalam setiap kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan.
Selain itu, program pengelolaan sampah terpadu di tingkat desa dan kelurahan terus diperkuat agar isu lingkungan tidak hanya menjadi wacana, tetapi terwujud dalam tindakan nyata.
“HUT Mangupura tahun ini kami harapkan menjadi titik tolak semangat baru untuk menjadikan Badung sebagai daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” jelasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga