Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Yayasan Dwijendra Laksanakan Menek Kelih Lan Mepandes, Walikota Berikan Apresiasi

I Ketut Ari Teja • Kamis, 6 November 2025 | 02:42 WIB

Manusa Yadnya : Walikota Denpasar Jaya Negara bersama jajaran Yayasan Dwijendra, dalam agenda Manusia Yadnya Menik Kelih Lan Mepandes oleh Yayasan Dwijendra
Manusa Yadnya : Walikota Denpasar Jaya Negara bersama jajaran Yayasan Dwijendra, dalam agenda Manusia Yadnya Menik Kelih Lan Mepandes oleh Yayasan Dwijendra
BALIEXPRESS.ID-Agenda mulia dilaksanakan oleh Yayasan Dwijendra. Yaitu upacara manusia yadnya, Menek Kelih lan Mepandes (Metatah). Agenda sakral ini dilakukan bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, Buda Umanis Julungwangi, Rabu (5/11).

Upacara suci yang digelar di Gedung Yayasan Dwijendra ini diikuti oleh 87 peserta, terdiri dari 32 peserta Menek Kelih dan 55 peserta Mepandes, yang merupakan siswa-siswi di bawah naungan yayasan tersebut.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Upacara Menek Kelih lan Mepandes (Metatah) yang diselenggarakan oleh Yayasan Dwijendra Denpasar, Buda Umanis Julungwangi, Rabu (5/11/2025), bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima.

Upacara suci yang digelar di Gedung Yayasan Dwijendra ini diikuti oleh 87 peserta, terdiri dari 32 peserta Menek Kelih dan 55 peserta Mepandes, yang merupakan siswa-siswi di bawah naungan yayasan tersebut.

Ketua Yayasan Dwijendra, I Nyoman Satya Negara mengaku bangga dan bersyukur dapat melaksanakan Upacara Piodalan di Pura Mahawidya Dwijasrama yang dirangkaikan dengan Upacara Menek Kelih dan Mepandes.

Dimana, upacara ini dilaksanakan sejalan dengan visi Yayasan Dwijendra mengembangkan berdasarkan agama, kebudayaan dan kesusatraan.

Dikatakannya, Upacara Menek Kelih dan Mepandes ini merupakan salah satu implementasi dharmaning agama. Hal ini untuk menuntaskan kewajiban para orang tua kepada sang anak.

Dimana, upacara kali ini diikuti oleh 87 peserta, yakni Menek Kelih sebanyak 32 orang dan Mepandes sebanyak 55 orang yang merupakan siswa siswi dibawah naungan Yayasan Dwijendra.

“Kami bangga bahwa Dwijendra memulai hal yang baik bersama bergotong-royong melaksanakan upakara suci yang saat ini kita laksanakan, semoga memberikan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat, khususnya siswa dan sisiwi di bawah naungan Yayasan Dwijendra,” ujarnya bersama jajaran pengurus yayasan lainnya.

acara menjadi istimewa lantaran dihadiri oleh Walikota Denpasar Jaya Negara, bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, serta Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Bagus Gede Marhaendra Jaya, turut ngayah nyangging sebagai bentuk dukungan dan dharma bakti dalam pelaksanaan upacara.

Jaya Negara menilai pelaksanaan Menek Kelih lan Mepandes ini merupakan implementasi nyata dari dharmaning negara lan dharmaning agama di lingkungan pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Yayasan Dwijendra yang tidak hanya fokus pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga menyelenggarakan upacara suci ini dengan penuh makna sebagai wujud pelaksanaan dharmaning negara di bidang pendidikan dan dharmaning agama melalui yadnya,” ujar Jaya Negara.

Mepandes atau Metatah merupakan bagian dari Manusa Yadnya, yaitu upacara penyucian diri yang wajib dilakukan umat Hindu, khususnya bagi anak yang menginjak usia remaja menuju kedewasaan.

Upacara ini bertujuan menetralisasi Sad Ripu, yakni enam sifat negatif dalam diri manusia: kama (nafsu), loba (rakus), krodha (amarah), mada (mabuk/kesombongan), moha (kebingungan), dan matsarya (iri hati).

“Upacara Menek Kelih lan Mepandes bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wujud kepedulian sosial. Melalui semangat Vasudhaiva Kutumbakam — kita semua bersaudara — kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara pendidikan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan,” ujar Jaya Negara.

Ia menambahkan, pelaksanaan yadnya bersama seperti ini dapat menjadi teladan bagi satuan pendidikan lain di Denpasar, khususnya dalam meringankan beban orangtua siswa serta menumbuhkan nilai gotong royong di kalangan umat. (art)

Editor : I Putu Mardika
#menek kelih #manusa yadnya #mepandes #Yayasan Dwijendra Denpasar