Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gemarikan 2025 Sukses, Dinas Perikanan Badung Kembali Siapkan Ratusan Paket Olahan Ikan Tahun Depan

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 12 November 2025 | 01:34 WIB

Kadis Perikanan Badung, I Nyoman Suardana saat menyerahkan paket olahan ikan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (11/11).
Kadis Perikanan Badung, I Nyoman Suardana saat menyerahkan paket olahan ikan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (11/11).

BALIEXPRESS.ID - Dinas Perikanan Kabupaten Badung sukses melaksanakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tahun 2025.

Program yang menyasar masyarakat berpotensi stunting, ibu hamil, dan balita ini digelar di sepuluh desa se-Kabupaten Badung.Kegiatan terakhir dilaksanakan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (11/11).

Program Gemarikan merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang bergizi.

Baca Juga: Koalisi Jurnalis Bali Serahkan Petisi ke Kapolda: Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis

Hal ini sekaligus untuk mendukung penurunan angka stunting serta peningkatan gizi keluarga.

“Hari ini merupakan pelaksanaan ke sepuluh sekaligus yang terakhir di tahun 2025. Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Dinas Perikanan, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik dari Dinas Kesehatan, DP2KBP3A, Dinas Koperasi UKMP, para pengolah dan pembudidaya ikan, serta pemerintah desa yang telah bersinergi sehingga kegiatan pembagian paket olahan ikan dapat berjalan dengan baik,” ucap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana.

Lebih lanjut, Suardana menjelaskan, pada tahun 2026 Dinas Perikanan Kabupaten Badung akan kembali melanjutkan program Gemarikan.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Pemkab Badung, Tim Gabungan Disdikpora, Disbud, Dispar Raih Juara I

Sasaranya pun masih sama, yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta balita berpotensi stunting.

“Untuk tahun 2026, kami akan menyalurkan sekitar 200 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting,” ungkapnya.

Program ini pun disebutkan akan kembali menyasar 10 desa yang akan ditentukan bersama Dinas Kesehatan dan DP2KBP3A Kabupaten Badung.

Baca Juga: Bupati Sutjidra Kawal Revitalisasi Sekolah di Gerokgak, Dorong Hibah Tanah untuk Tambah Ruang Kelas

Kemudian ada juga penyaluran 350 paket untuk penanganan masyarakat yang telah dikatagorikan stunting setiap bulan  selama satu tahun.

Adapun jenis olahan ikan yang akan diberikan meliputi ikan nila, ikan lele, serta abon tuna, seperti yang telah dibagikan pada tahun 2025.

“Kami berharap masyarakat di Kabupaten Badung tidak hanya mengonsumsi ikan saat ada pembagian dari pemerintah saja, tetapi menjadikannya bagian dari pola makan sehari-hari. Pemerintah hadir memberikan stimulus agar kesadaran konsumsi ikan meningkat, sehingga tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Badung terus naik,” jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#gemarikan #Kabupaten Badung #stunting #Dinas Perikanan #Olahan Ikan