BALIEXPRESS.ID- Suasana rumah I Wayan Darmaja di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Keamatan Banjarangkan, Klungkung sangat mengejutkan.
Sang ayah, I Nengah Supat, 75, ditemukan tak bernyawa di kamar mandi miliknya pada Minggu (16/11/2025).
Supat ditemukan dalam kondisi telungkup di dalam kamar mandi. Tubuhnya sudah dipenuhi ulat belatung, yang membuat dugaan yang bersangkutan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menyebut, lansia tersebut diduga meninggal dunia karena terpeleset di kamar mandi.
Supat tinggal seorang diri di rumah itu sehingga tidak ada orang yang mengetahui kejadian tragis tersebut.
"Anak dan menantu korban berdomisili serta bekerja di Denpasar, sehingga tidak berada di rumah pada saat kejadian," ujarnya.
Korban ditemukan oleh menantunya yang saat itu datang dari Denpasar bersama sang suami.
Ketika baru memasuki rumah, keduanya mendapati kondisi rumah sudah dalam keadaan kotor dan terdapat bau busuk.
"Menantunya yang hendak buang air kecil mencium bau busuk. Setelah di cek ternyata berasal dari kamar mandi yang berisi mertuanya dalam keadaan meninggal dunia," tandasnya.
Kejadian itu dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda terjadinya kekerasa pada tubuh korban.
"Pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut menganggap semua itu sebagai musibah dan tidak melanjutkan ke tahap outopsi. Jenazah korbah dievakuasi oleh BPBD selanjutnya di rujuk ke RSUD Klungkung untuk penanganan lebih lanjut," tutupnya. (*)
Editor : I Made Mertawan