Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pesta Arak Berujung Maut, Begini Kronologi Lengkap Pembunuhan di Bedeng Proyek Tabanan

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 21 November 2025 | 14:14 WIB
Dua pelaku pembacokan di Bedeng Milik PT. AKM yang menyebabkan satu buruh proyek tewas.
Dua pelaku pembacokan di Bedeng Milik PT. AKM yang menyebabkan satu buruh proyek tewas.

BALIEXPRESS.ID- Nyawa Giarto tak tertolong. Buruh proyek ini tewas di rumah bedeng milik PT. AKM (Aditya Karya Mandiri) di Banjar Dinas Bale Agung, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata mengungkapkan bahwa kejadian pada Minggu (16/11/2025).

Pelaku merupakan rekan korban, yakni Moh. Nasihul Amin,25, dan Budi Santoso,48. Keduanya asal Jawa Timur.

"Satu korban tewas dan dua pelaku sudah kami amankan di Polres Tabanan," kata Berata, Kamis (20/11/2025).

Berata mengatakan, peristiwa nahas itu berawal korban dan kedua pelaku membeli sembako serta dua botol minuman beralkohol jenis arak menggunakan uang patungan mereka bertiga.

Setibanya di bedeng PT AKM tempat mereka tinggal, ketiganya langsung meneguk arak tersebut hingga habis sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban kemudian membeli arak tambahan menggunakan uang pribadinya dan kembali melanjutkan minum bersama Nasihul.

Ia juga memanggil empat rekannya untuk ikut serta. Saat itulah korban disebut sudah dalam kondisi sangat mabuk dan melontarkan kata-kata kasar.

"Dari keterangan pelaku, saat keempat teman korban bergabung, korban dikatakan sudah dalam kondisi mabuk, bahkan sempat melontarkan kata-kata kasar, namun tidak diladeni. Bahkan tersangka (Nasihul) meminta maaf berkali-kali untuk meredakan emosi korban," ungkap Berata.

Korban disebutkan meninggalkan bedeng. Namun saat kembali, korban mengambil sabit dan langsung mencoba menyerang Nasihul.

Nasihul yang berhasil menghindar memberitahu rekan-rekannya untuk berhati-hati. 

Korban kemudian membacok saksi Ifan hingga kakinya terluka dan mengenai kepala Budi Santoso saat berusaha merebut sabit.

Merasa tersulut emosi, Budi membacok korban berkali-kali. Tak lama kemudian, pelaku Nasihul ikut memukul dagu korban dengan balok kayu hingga korban tidak bergerak.

“Setelah dibacok, korban pun terkapar bersimbah darah dan datanglah tersangka Nasihul, karena emosi melihat teman-temannya kena bacok, tersangka Nasihul pun mengambil balok kayu dan selanjutnya memukul korban di bagian dagu hingga membuat korban tak bergerak," beber Berata.

Setelah menyadari korban tidak bernyawa, keduanya berusaha melarikan diri, namun akhirnya berhasil diamankan polisi tidak lama setelah kejadian. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pembunuhan #buruh proyek #tabanan