Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dekranasda Bali Fashion Week 2025 Sesi 2 Siap Digelar Awal Desember

Rika Riyanti • Sabtu, 22 November 2025 | 20:39 WIB

FASHION: rapat yang dipimpin Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, pada Jumat (21/11) di Ruang Rapat Dekranasda, Gedung Narigraha, Denpasar
FASHION: rapat yang dipimpin Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, pada Jumat (21/11) di Ruang Rapat Dekranasda, Gedung Narigraha, Denpasar

 

 

BALIEXPRESS.ID – Persiapan penyelenggaraan Dekranasda Bali Fashion Week (DBFW) 2025 Sesi 2 resmi dimatangkan dalam rapat yang dipimpin Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, pada Jumat (21/11) di Ruang Rapat Dekranasda, Gedung Narigraha, Denpasar.

Ajang fesyen ini akan berlangsung pada 2–8 Desember 2025.

Rapat yang melibatkan event organizer dan para desainer tersebut menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan DBFW Sesi 2 dapat berjalan lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Putri Koster kembali menegaskan pentingnya memperkuat ekosistem fesyen Bali dari hulu ke hilir, mulai dari penenun, perajin aksesori, penjahit, model, hingga koreografer dan komposer.

Baca Juga: 5 SMA Terbaik di Bali 2025: Sekolah Unggulan yang Jadi Rebutan Orang Tua & Siswa, Tawarkan Kualitas Akademik Unggul

Meski pelaksanaannya dilakukan dengan anggaran terbatas, DBFW 2025 tetap dirancang menjadi gelaran besar hingga 14 hari.

Menurutnya, hal ini menunjukkan besarnya potensi industri fesyen untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi di Bali.

Mengangkat seorang desainer, tegasnya, berarti mengangkat seluruh pendukung proses kreatif.

“Inilah circle yang harus kita jaga melalui karya desainer. Dengan kegiatan ini, ekonomi di berbagai sektor bergerak,” ujarnya.

Baca Juga: CRF1100L Africa Twin Terbaru Siap Jadi Teman Jelajah Pencinta Big Bike Honda di Tanah Air

Putri Koster juga mengingatkan bahwa desainer tidak cukup hanya menjadi pemilik brand.

Mereka dituntut menghasilkan karya yang benar-benar dipakai masyarakat serta mampu menampilkan busana yang segar, relevan, dan layak edar di pasaran.

Kompetensi dasar seperti membuat pola, memecah mode, merancang aksesori, hingga memahami karakter pemakai juga kembali ditekankan.

Untuk kategori anak-anak, ia meminta para desainer dan model menjaga kesesuaian busana, alas kaki, dan riasan agar tetap sesuai usia.

Dalam rapat tersebut, perhatian khusus juga diberikan pada keberlangsungan kain tenun Bali.

Ibu Putri menyoroti maraknya kain tenun yang beredar di Bali tetapi diproduksi di luar daerah, yang jumlahnya mencapai hampir 80 persen.

Baca Juga: Sridana Jatuh dari Tebing saat Menonton Evakuasi Korban Tenggelam di Air Terjun Kebo Iwo Buleleng

Kondisi ini dinilai dapat mengancam perajin lokal serta kelestarian wastra Bali.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali sekaligus Ketua Harian Dekranasda, I Gusti Ngurah Wiryanata, menyampaikan bahwa sejumlah kekurangan pada DBFW Sesi 1 sudah dievaluasi dan akan dibenahi pada sesi berikutnya.

Tema besar “Wastra Hitakara” tetap dipegang sebagai identitas utama penyelenggaraan.

Selama tujuh hari, DBFW 2025 Sesi 2 akan menampilkan karya desainer binaan Dekranasda seperti Turah Mayun, Taksu Design, dan Body and Mind, serta koleksi Ketua Dekranasda dan desainer umum.

Baca Juga: Bakal Temui PLN, Alit Kelakan Minta Sosialisasi PLN Soal Penjor Lebih Tepat

Partisipasi instansi vertikal, perguruan tinggi, TP PKK, TP Posyandu, Pakis, BUMN, BUMD, perangkat daerah, dan komunitas Pokli turut memperkaya program acara.

Ragam busana yang ditunjukkan mencakup busana kasual, busana kerja, busana dewasa dan anak-anak, serta aksesori dari berbagai perajin seperti Puspa Mega, Darmawan Silver, Bara Silver, dan Geocraft.

Selain fashion show, DBFW Sesi 2 juga akan diramaikan dengan Fashion Photography Competition.

Seluruh karya diwajibkan menggunakan kain tenun tradisional Bali atau material yang mewakili identitas fesyen Bali.

 

Menutup rapat, Putri Koster mengajak seluruh pihak menjadikan DBFW 2025 Sesi 2 sebagai ruang kolaborasi untuk memajukan kreativitas, memperkuat keberlanjutan ekosistem fesyen Bali, serta menjaga kelestarian wastra Bali.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #desainer #Dekranasda Bali #fashion