Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Warga Jimbaran Diamankan Buntut Hakimi Sopir Truk Penganiaya Pemuda, Ratusan Massa Demo Polsek

I Gede Paramasutha • Selasa, 2 Desember 2025 | 19:24 WIB

Ratusan Massa Demo Polsek
Ratusan Massa Demo Polsek

BALIEXPRESS.ID – Kasus keributan sopir truk yang memukul kepala seorang pemuda dengan kunci roda hingga dihakimi massa, kini berbuntut panjang. Dua warga Jimbaran ikut diamankan polisi, memicu aksi demonstrasi ratusan warga lainnya yang datang ke Polsek Kuta Selatan pada Selasa (2/12).

 Baca Juga: Terobosan PUTR Buleleng, Kelola Sampah 7,8 Hektare Jadi Energi Masa Depan

Tampak peserta aksi "Jimbaran Metangi Ketog Semprong, Aksi Solidaritas Jaga Desa, Jaga Krama" tersebut mengenakan pakaian adat, baju putih, dan udeng putih. Aksi itu dilakukan setelah beredar kabar bahwa dua warga mereka telah ditahan terkait dugaan pengeroyokan terhadap sopir truk inisial FH, 23, yang merupakan pelaku penganiayaan yang sebelumnya viral.

 

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Komang Agus Dharmayana, memberikan penjelasan bahwa memang ada dua laporan yang sedang ditangani. “Ada dua laporan polisi. Yang pertama terkait kasus penganiayaan dengan (Pelaku FH, red), Yang kedua terkait kasus pengeroyokan 170 KUHP (dua warga Bali inisial IKS dan IWS, red),” ujarnya.

 Baca Juga: Bripka Deny: Mendidik Mimpi, Menjaga Integritas Di Balik Seragam Polri

FH pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan. Sementara, IKS dan IWS, masih berstatus terperiksa. Mereka diamankan untuk dimintai keterangan namun belum ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan, berbeda dengan narasi yang beredar di masyarakat.

 

Polisi menyatakan kedua pihak saat ini sama-sama menghendaki adanya ruang musyawarah. “Dari dua belah pihak mengajukan untuk dilakukan musyawarah atau mediasi. Nanti kami lihat bagaimana prosesnya ini. Harapan kami, kedua belah pihak bisa menyelesaikan secara keluargaan, berdamai, maupun kalau proses lanjut pun kami siap," tutur mantan Kapolsek Denpasar Selatan itu.

 

Untuk diketahui, insiden ini bermula pada Jumat (29/11) di Jalan Uluwatu, Jimbaran. Sopir truk tangki air FH diduga memarkir kendaraannya hingga menghalangi akses gang.

Seorang warga, inisial W, menegur FH secara baik-baik, agar turun dan juga memindahkan truk.

 Baca Juga: Dua Orang Ditahan, Ribuan Warga Jimbaran Gelar Aksi Damai di Polsek Kuta Selatan: Tuntut Pembebasan

Namun, sopir itu enggan memindahkan. Malahan, saat turun dari kendaraan, FH membawa kunci roda dan langsung melakukan kekerasan. Korban pemukulan adalah IGBAK, 23, yang saat itu justru berusaha menengahi cekcok antara FH dan W.

 

FH langsung menghantam kepala IGBAK menggunakan kunci roda hingga korban mengalami luka bocor. Setelah kejadian itu, warga sekitar mengamankan FH. Dalam proses tersebut, diduga terjadi kekerasan bersama, sehingga FH melaporkan balik bahwa dirinya dikeroyok.

 

Beredarnya kabar bahwa IKS dan IWS telah ditahan karena melakukan kekerasan terhadap FH, memicu aksi spontan warga Jimbaran yang mendatangi Polsek Kuta Selatan. Mereka meminta klarifikasi dan membela kedua warga.

 

Menanggapi aksi tersebut, Kapolsek Kuta Selatan mengatakan bahwa pihaknya memahami luapan emosi warga. “Warga Jimbaran mungkin merasa kesal, terlanjur kesal karena selama ini melihat banyaknya pelaku-pelaku yang berbuat kriminal dan meresahkan di wilayahnya,” tandasnya. (ges)

Editor : Wiwin Meliana
#sopir truk #Kuta Selatan #polsek