Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Serba Guna Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada 24–26 November 2025, dan menjadi momentum penting dalam mendekatkan kampus dengan komunitas lokal.
Sebanyak 45 anggota Sekaa Truna Desa Bengkala terlibat aktif dalam kegiatan ini. Partisipasi para pemuda menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat karakter, wawasan spiritual, serta pelestarian tradisi desa yang kaya nilai budaya dan filosofis.
Antusiasme tersebut menjadi sinyal bahwa filsafat Hindu tetap memiliki tempat strategis dalam membentuk generasi muda yang adaptif dan berkarakter di era digital.
Mengangkat tema “Penguatan Karakter dan Kreativitas Generasi Muda di Era Digital,” kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional yang membawakan materi seputar pengembangan diri, kecerdasan emosional, dan relevansi nilai-nilai Hindu dalam kehidupan modern.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif untuk memastikan setiap peserta dapat memahami dan mengaplikasikan nilai yang diterima.
Selain edukasi, Prodi Filsafat Hindu juga melaksanakan pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Kegiatan sosial ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Yayasan Ekadanta Bali Dwipa, sebagai wujud implementasi Tri Hita Karana, khususnya dalam membangun relasi kemanusiaan (pawongan) yang harmonis dan penuh kepedulian.
Plt. Ketua Program Studi Filsafat Hindu, Dr. I Made Gami Sandi Untara, S.Fil.H., M.Ag., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan PkM sebagai jembatan kolaboratif antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini menghadirkan manfaat konkret serta memperkuat jalinan kerja sama antara kampus dan masyarakat Desa Bengkala,” ujarnya.
Perbekel Desa Bengkala, I Made Astika, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai bahwa program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan desa, khususnya dalam pemberdayaan pemuda agar memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena membawa dampak positif dan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya PkM ini, Prodi Filsafat Hindu berharap kerja sama dengan Desa Bengkala terus berkembang melalui program-program lanjutan yang mendukung pembangunan karakter, spiritualitas, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan kampus dan desa sebagai mitra yang saling menguatkan. (dik)
Editor : I Putu Mardika