BALIEXPRESS.ID – Liga Kampung Soekarno Cup 2025 resmi dimulai di Stadion GOR Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (5/12).
Ajang edisi kedua ini dibuka dengan seremoni megah di hadapan belasan ribu penonton yang memenuhi tribun dan area sekitar stadion.
Kick-off perdana dilakukan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital, Muhammad Prananda Prabowo—cucu Proklamator RI Soekarno—sebagai simbol dimulainya turnamen pembinaan sepak bola usia muda tersebut, bersama dengan 8 DPD lainnya.
Atmosfer pembukaan semakin meriah lewat pertunjukan kolosal bertajuk Teatrikal Keagungan Bali Dwipa, yang memadukan seni, budaya, dan tradisi Bali dengan kemegahan cerita panggung.
Baca Juga: Ritual Manak Salah di Pedawa Dilaksanakan setelah Bayi usia 42 hari, Banten Ditanggung Desa Adat
Ketua Panitia Nasional Liga Kampung Soekarno Cup 2025, I Made Agus Mahayastra, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan seluruh peserta dari delapan regional yang tampil di turnamen ini.
“Provinsi Bali dan para ketua DPD perjuangan yang hadir mewakili 8 regional atau yang mewakili para pemain, pelatih official dari 8 perwakilan regional serta para wartawan media cetak dan media online serta para suporter yang sebentar lagi akan menyaksikan laga pembuka sepak bola kedua ini, saya perkirakan kurang lebih 10.000 sampai 12.000 orang,” ujarnya.
Mahayastra menjelaskan bahwa kejuaraan ini bertujuan meneruskan gagasan besar Bung Karno dalam membangun karakter bangsa melalui olahraga.
“Kegiatan ini akan membangkitkan kembali memori kolektif bangsa atas perhelatan besar daripada Bung Karno dalam meletakkan pondasi dan karakter building dalam bidang olahraga, khususnya untuk memajukan sepak bola di Indonesia agar putra-putri Indonesia tetap bersinar dalam bidang olahraga di dunia internasional,” ucapnya.
Baca Juga: Seluruh Penjualan Merchandise Soekarno Cup Dialokasikan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh
Ia kemudian menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mendukung penuh turnamen ini.
“Ibu Megawati Soekarno Putri menyampaikan salam. Dan mengucapkan selamat atas berlangsungnya perhelatan Liga Kampung Soekarno 2025,” ujarnya.
Megawati diagendakan hadir pada pertandingan final.
"Kami sampaikan juga bahwa Ibu Megawati akan menghadiri pada saat final di tanggal 13 Desember 2025,” katanya.
Seremoni pembukaan mengambil inspirasi dari buku Megawati berjudul Merawat Pertiwi.
Tari utama bertajuk Kanaka Pertiwi menghadirkan komposisi seni lokal: mulai dari Okokan dengan 80 penabuh, Adi Merdangge oleh 100 seniman, Pasukan Pengiring 120 orang, hingga Barong, Rangda, dan Pengarak Tigasana.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Wisatawan Nataru, Bangli Tambah Pos Tiket di Kintamani
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster, juga memimpin Defile Kontingen Bali yang disambut gegap gempita suporter.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan trofi bergilir yang dirancang langsung oleh Prananda Prabowo.
Trofi tersebut dikembalikan oleh juara bertahan, Banteng Bali, melalui IGN Jaya Negara kepada Mahayastra, sebelum dilakukan tendangan pertama oleh Prananda bersama dengan 8 DPD lainnya.
Grup A meliputi DPD PDI Perjuangan Bali (Banteng Bali), DPD PDI Perjuangan Sumantara Utara (Tapanuli Utara), DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, dan DPD PDI Perjuangan Papua Tengah.
Baca Juga: Bahu Jalan di Penglumbaran Bangli Amblas, Perbaikan Mendesak
Grup B meliputi DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, dan DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan.
Pertandingan Grup A digelar di Stadion Ngurah Rai pada 5–9 Desember, sementara Grup B berlangsung di TC Bali United dilanjutkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Babak semifinal dijadwalkan 11 Desember di Ngurah Rai, dan final akan dilaksanakan pada 13 Desember 2025 di Stadion Dipta, Gianyar.
Selain trofi bergilir bernilai seni tinggi, tim juara berhak atas piala tetap dan hadiah uang pembinaan.
Di luar stadion, kerumunan suporter tumpah ruah memberi semangat kepada kontingen, menjadikan malam pembukaan Soekarno Cup 2025 sebagai pesta sepak bola rakyat di Pulau Dewata.(***)
Editor : Rika Riyanti