BALIEXPRESS.ID- Sebagai salah satu upaya untuk menghindari Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, pihak Lapas secara konsisten menyelenggarakan tes urine.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menjelaskan tes urine ini ditujukan bagi warga binaan di Lapas Tabanan.
Dilanjutkannya, tes urine ini menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan kondisi Lapas Tabanan tetap aman, terkendali dan bebas dari narkoba.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penguatan komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN,” jelasnya Kamis (11/12/2025).
Dilanjutkan Prawira, tes urine ini adalah salah satu implementasi nyata 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.
“Untuk itu, kami tidak memberi ruang bagi siapapun yang mencoba menyalahgunakan narkoba, baik petugas maupun warga binaan,” tegas Prawira.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Wayan Surya Wirawan, menjelaskan pelaksanaan tes urine di Lapas Tabanan ini, bekerja sama dengan Tim Medis Lapas Tabanan.
Adapun warga binaan yang di tes urine berjumlah 29 orang. Mereka dipilih secara acak.
“Warga binaan ini dipilih secara acak sebagai peserta pemeriksaan. Metode acak seperti ini menjadi bagian penting untuk mendeteksi sejak dini apabila ada indikasi penyalahgunaan narkoba sehingga tindakan pencegahan dan penanganan dapat segera dilakukan,” jelasnya.
Sementara itu Dokter Lapas, Luh Putu Tresnadewi, mengungkapkan seluruh peserta menunjukkan hasil negatif narkoba.
Langkah pemeriksaan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman dan bebas dari narkoba.
“Dalam tes urine acak ini, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan zat terlarang dari hasil pemeriksaan kepada 29 orang Warga Binaan di Lapas Tabanan, sehingga kami simpulkan warga binaan tidak ada yang menggunakan narkoba,” tutupnya. (*)
Editor : I Made Mertawan